Duit PEN Meleset, Ekonomi Sulit Meroket

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 22:49 WIB
loading...
Duit PEN Meleset, Ekonomi...
Ekonomi sulit bankit dari kontraksi jika penyaluran dana PEN tidak tepat sasaran. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Piter Abdullah mengatakan bangkitnya ekonomi ditentukan sejauh mana tepatnya distribusi anggaran penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bukan dari jumlahnya. Adapun penyerapan anggaran telah mencapai Rp315 triliun per 2 Oktober 2020 atau 45,5 persen dari pagu anggaran Rp695,2 triliun.

"Sejauh ini menurut saya semakin menunjukkan perbaikan. Yang lebih penting bukan besarnya realisasi tetapi ketepatan penyalurannya," ujar Piter saat dihubungi, Sabtu (3/10/2020).

Baca Juga: RI Pasti Njeblos ke Jurang Resesi, Obatnya Cuma Disuntik Vaksin

Menurut Piter, kemungkinan ada beberapa program sampai dengan akhir tahun tidak bisa terealisasikan 100 persen. Namun demikian jika dilihat penyaluran anggarannya sudah cukup baik. Piter menambahkan dengan adanya program pemulihan ekonomi nasional, maka akan membantu masyarakat terdampak agar tetap bisa bertahan ditengah wabah.

"Kita tentu berharap program-program ini bisa berjalan sepenuhnya untuk memberikan jaminan kira-kira bisa bangkit atau pulih kembali secepatnya," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 Miliar Barel Minyak...
1 Miliar Barel Minyak Terguncang Selat Hormuz, Dunia Terancam Resesi
Peluang Resesi Indonesia...
Peluang Resesi Indonesia di Bawah 5%, Lebih Kuat dari AS, Kanada, dan Jepang
Sinyal Resesi Global...
Sinyal Resesi Global Menguat, Lonjakan Harga Minyak Dekati Ambang Batas Krisis
Kurs Rupiah Capai Rp16.904/USD,...
Kurs Rupiah Capai Rp16.904/USD, Indonesia Punya Pengalaman Hindari Jurang Resesi
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Presiden Prabowo Siapkan...
Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis untuk Dorong Ekonomi Nasional
Ekonomi Suram, Gelombang...
Ekonomi Suram, Gelombang Unjuk Rasa Banyak Terjadi di China
Rekomendasi
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved