Covid-19 Nanjak Terus, Resesi Ekonomi RI Bisa Lanjut ke Depresi

Selasa, 06 Oktober 2020 - 15:25 WIB
loading...
Covid-19 Nanjak Terus,...
Kendaraan melintasi mural bertemakan edukasi dan sosialisasi pencegahan Covid-19. Foto/SINDOphoto/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - Kasus baru Covid-19 di Indonesia masih belum menunjukkan adanya penurunan. Akibatnya, pemulihan ekonomi di Tanah Air berjalan stagnan dan akan berujung masuk ke jurang resesi.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira menilai bila pemerintah tak fokus menangani wabah tersebut, maka Indonesia akan mengalami resesi yang berkepanjangan. Bahkan, bisa masuk ke zona depresi.

Depresi adalah keadaan ekonomi yang mengalami resesi berkepanjangan sehingga mengakibatkan sektor ekonomi tersebut melemah. Depresi dan resesi memiliki hubungan sebab akibat. (Baca juga: Ancaman Resesi, RI Harus Gerak Cepat Tangkap Peluang Investasi )

Depresi terjadi karena resesi dalam waktu yang lama. Artinya, depresi selalu didahului oleh resesi. "Bisa berlanjut di 2021, dan ancaman dari resesi menjadi depresi itu nyata," kata Bhima saat dihubungi, Selasa (6/10/2020).

Menurut dia, pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja tak akan berdampak signifikan terhadap perbaikan ekonomi Indonesia. "Mana ada investor mau masuk ke Indonesia kalau lihat kasus penularan Covid-19 masih tinggi dan banyak negara menutup pintu masuk untuk WNI," ujarnya. (Baca juga: Bagaimana Nasib Pegawai Kontrak di UU Cipta Kerja, Nih Pasalnya )

Dia menyebut solusi terbaik dalam pemulihan ekonomi di tengah pandemi saat ini adalah menurunkan jumlah penderita wabah tersebut. "Karena kunci pemulihan ekonomi ada di penanganan pandemi bukan Omnibus Law," kata dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 Miliar Barel Minyak...
1 Miliar Barel Minyak Terguncang Selat Hormuz, Dunia Terancam Resesi
Peluang Resesi Indonesia...
Peluang Resesi Indonesia di Bawah 5%, Lebih Kuat dari AS, Kanada, dan Jepang
Sinyal Resesi Global...
Sinyal Resesi Global Menguat, Lonjakan Harga Minyak Dekati Ambang Batas Krisis
Kurs Rupiah Capai Rp16.904/USD,...
Kurs Rupiah Capai Rp16.904/USD, Indonesia Punya Pengalaman Hindari Jurang Resesi
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Rekomendasi
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Berita Terkini
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Infografis
Jadi Jantung Ekonomi...
Jadi Jantung Ekonomi RI, Jumlah Kelas Menengah Turun Drastis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved