Dukungan P&G Mengurangi Emisi Gas Karbon

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 14:15 WIB
loading...
Dukungan P&G Mengurangi...
Procter & Gamble (P&G) kembali berkomitmen dengan visi berkelanjutan perusahaan guna menetralisasi dan mengurangi tingkat emisi karbon. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Procter & Gamble (P&G) kembali berkomitmen dengan visi berkelanjutan perusahaan guna menetralisasi dan mengurangi tingkat emisi karbon sebanyak 50 persen pada 2030 mendatang.

Kenaikan suhu permukaan bumi akhir-akhir ini menyebabkan perubahan iklim secara signifikan dan memengaruhi aspek perubahan alam, seperti kebakaran hutan, menurunnya kualitas serta kuantitas air, hingga perubahan ekstrem habitat dan kepunahan spesies. (Baca: Keajaiban Surah Al-Fatihah Menyembuhkan Penyakit dan Penawar Racun

Merujuk pada data yang dihimpun Ourworldindata.org, hanya 6 persen atau sekitar 500 juta ton sampah plastik yang diproses untuk daur ulang. Sebagai perusahaan dalam bisnis fast moving consumer goods (FMCG), P&G memiliki potensi tanggung jawab karbon yang sangat besar.

Berdasar dari hal tersebut, P&G Global berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan sejak 2010 lalu sebagai salah satu fokus pilar dalam program Citizenship. Dalam satu dekade ke depan, P&G akan mengurangi separuh emisi gas rumah kaca pada proses produksi, meningkatkan efisiensi energi, membuat kemasan produk yang 100 persen bisa didaur ulang, serta menggunakan 100 persen listrik terbarukan secara global.

Menstimulus target 10 tahunan itu, P&G mengurangi penggunaan air dan palm oil serta menerapkan proses produksi dan operasional usaha yang eco-friendly.

Hasilnya hingga Agustus 2020, data internal P&G menunjukkan setengah dari target komitmen sudah terlampaui. Mereka berhasil kurangi 25 persen efek rumah kaca, 21 persen penggunaan energi, serta meningkatkan kesadaran mendaur ulang kemasan bekas barang-barang kebutuhan hingga 92 persen. (Baca juga: Pandemi, Jangan Stop Vaksin Anak)

Di Indonesia, P&G pun turut melaksanakan komitmen menjaga kelestarian lingkungan tersebut. Lebih dari 30 tahun berada di Indonesia, P&G menerapkan sustainability di proses produksi, dengan menerapkan prinsip responsible consumption.

Prinsip tersebut diimplementasikan dalam program perbaikan berkelanjutan, mulai dari efisiensi penggunaan air dan energi dalam kegiatan sehari-hari di pabrik, hingga menerapkan zero waste to landfill.

Khusus pengurangan energi, pabrik di Karawang sudah berhasil mengurangi energy footprint lebih dari 90 persen dengan pengurangan year-on-year (YoY) sebesar 9 persen dari tahun sebelumnya. (Baca juga: Miris, UU Ciptaker Tempatkan Pendidikan Sebagai Komoditas yang Diperdagangkan)

“Pabrik P&G di Karawang yang tersertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) dari US Green Building Council, sejak 2012 gunakan sensor akan mendeteksi dan lampu otomatis mati jika tidak ada aktivitas pergerakan di dalam ruangan, dan 21% air untuk produksi dan kegiatan operasional di pabrik juga merupakan hasil daur ulang,” sebut Senior Director P&G Indonesia Bharath Seshadri

Selain itu, Barath melanjutkan, dalam proses produksi pun pabrik di Karawang tidak lagi memakai solar sebagai bahan bakar mesin boiler, dan beralih menggunakan gas bumi dari Perusahaan Gas Negara (PGN) yang memiliki emisi CO2 yang jauh lebih rendah dibanding solar.

Dalam program penghijauan di dalam lingkungan pabrik, pabrik P&G Karawang menggunakan tanaman herbal di kew garden dalam proses pembuatan essence untuk sampo atau pewangi pakaian.

Selanjutnya, dalam program inovasi pengemasan (packaging innovation), P&G Indonesia telah mengurangi penggunaan plastik pada kemasan sachet dan botol. “Di 2021 recycle sampah plastik dari laut untuk kemasan sampo akan mulai diperkenalkan,” ucap Corporate Communications P&G Indonesia Dinda Kusuma Wardani.

Dinda melanjutkan, saat ini P&G tengah berupaya mencari partner daur ulang yang dapat memproduksi kemasan plastik dari laut sesuai standar brand P&G. (Lihat videonya: Pedagang Tanaman Hias Raup Untung Ditengah Pandemi covid-19)

Tak hanya sampai di situ, untuk membawa dampak yang lebih besar, P&G Indonesia juga bekerja sama dengan Pemprov Jawa Barat dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menyediakan segregated waste bin di sekolah-sekolah untuk mempermudah proses reduce, reuse, dan recycle sampah. (Mg1)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
Alfamart dan Darya-Varia...
Alfamart dan Darya-Varia Sentuh Lebih 2.800 Penerima Manfaat Posyandu di 28 Kota
RSUD Tobelo Perluas...
RSUD Tobelo Perluas Akses Layanan Jantung Anak, Didukung Alat Echocardiography Bantuan NHM
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Rekomendasi
BTS Jadi Tamu Kehormatan...
BTS Jadi Tamu Kehormatan Argentina Jelang Konser Oktober Mendatang
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Berita Terkini
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
Pertamina Buka Rekrutmen...
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Pendaftaran Hingga 5 Juli 2026
Infografis
Minum Teh Hitam Tiap...
Minum Teh Hitam Tiap Hari Bisa Mengurangi Risiko Diabetes
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved