Tagihan Listrik Melonjak, Rupanya Ini yang Jadi Penyebabnya

Rabu, 06 Mei 2020 - 19:11 WIB
loading...
Tagihan Listrik Melonjak,...
Mengikuti protokol Covid-19, PLN mengubah jangka waktu perhitungan meter listrik dengan menghitung rata-rata pemakaian listrik pelanggan tiga bulan sebelumnya. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PLN (Persero) menjelaskan keluhan pelanggan terkait melonjaknya tagihan listrik di tengah pandemi Covid-19. Ternyata, lonjakan tagihan listrik secara tiba-tiba tersebut disebabkan PLN mengubah jangka waktu perhitungan meter listrik pelanggan.

Perusahaan listrik plat merah itu menghitung rata-rata pemakaian listrik pelanggan menjadi tiga bulan sebelumnya.

"Bahwa ada perubahan mekanisme di tengah penerapan protokol Covid-19. Pada bulan Maret ini, PLN mengambil langkah pencatatan dengan rata-rata tiga bulan sebelumnya," ujar Executive Vice Peesident Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Menurut dia langkah perhitungan tiga bulan ke belakang itu diambil lantaran petugas PLN tidak dapat langsung menyambangi rumah pelanggan karena terkendala protokol kesehatan. Pihaknya menjelaskan, pembayaran tagihan listrik pada bulan Mei dihitung berdasarkan tiga bulan sebelumnya yakni, April, Maret dan Februari.

Adapun rata-rata pemakaian listrik pada bulan Maret terjadi lonjakan karena banyak masyarakat melakukan kegiatan di rumah. Sebab itu, lonjakan tagihan listrik tersebut pada dasarnya murni karena penggunaan listrik rumah tangga mengalami peningkatan.

"Jadi seolah-olah terjadi peningkatan sampai 200% lebih padahal kenaikan tagihan ini bukan karena kenaikan tarif. Tapi kita menyadari memang butuh pendekatan yang lebih baik lagi kepada masyarakat," dia mengakui.

Made juga memastikan bahwa PLN tidak melakukan subsidi silang untuk menalangi insentif pelanggan tidak mampu subsidi 900 Volt Ampere (VA) dan 450 VA. Selain itu, PLN juga secara diam-diam tidak menaikkan tarif listrik. "Itu tidak benar, karena memang terjadi lonjakan akibat kebijakan 24 jam di rumah," jelasnnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Rekomendasi
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Daftar Microdrama Enemy...
Daftar Microdrama Enemy to Lovers di V+Short, Dari Benci Jadi Cinta
Berita Terkini
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved