Utang Membengkak, Ekonom Ingatkan Jangan Besar Pasak Daripada Tiang
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 12:18 WIB
loading...
Ekonom Indef, Aviliani. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Bank Dunia baru saja merilis statistik utang internasional 2021. Dalam data itu terungkap bila Indonesia termasuk ke dalam 10 negara dengan pendapatan kecil-menengah yang memiliki utang terbanyak.
Laporan itu menyebutkan bahwa Indonesia memiliki jumlah utang luar negeri sebesar USD402,08 miliar atau sekitar Rp5.940 triliun pada 2019. Terbaru, Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi utang luar negeri RI pada akhir Agustus 2020 sebesar USD413,4 miliar atau setara Rp6.101,8 triliun.
Menanggapi hal itu, ekonom senior Indef, Aviliani menilai bila dibandingkan dengan sisi penerimaan pajak maka kondisinya amat mengkhawatirkan. Sebab, kemampuan pribadi dan pengusaha di Indonesia masih sangat kecil bila dibandingkan dengan jumlah utang.
(Baca juga: Utang Luar Negeri Indonesia Tempati 7 Terbesar, Ini Kekhawatiran DPR )
"Memang kalau melihat utang dengan kondisi perpajakan mengkhawatirkan, karena kelihatannya ke depan itu apakah mampu pajak kita mampu membayar utang," kata Aviliani dalam acara Market Review di IDX Channel, Jumat (15/10/2020).
Laporan itu menyebutkan bahwa Indonesia memiliki jumlah utang luar negeri sebesar USD402,08 miliar atau sekitar Rp5.940 triliun pada 2019. Terbaru, Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi utang luar negeri RI pada akhir Agustus 2020 sebesar USD413,4 miliar atau setara Rp6.101,8 triliun.
Menanggapi hal itu, ekonom senior Indef, Aviliani menilai bila dibandingkan dengan sisi penerimaan pajak maka kondisinya amat mengkhawatirkan. Sebab, kemampuan pribadi dan pengusaha di Indonesia masih sangat kecil bila dibandingkan dengan jumlah utang.
(Baca juga: Utang Luar Negeri Indonesia Tempati 7 Terbesar, Ini Kekhawatiran DPR )
"Memang kalau melihat utang dengan kondisi perpajakan mengkhawatirkan, karena kelihatannya ke depan itu apakah mampu pajak kita mampu membayar utang," kata Aviliani dalam acara Market Review di IDX Channel, Jumat (15/10/2020).
Lihat Juga :