Bingung Pilih Produk Investasi Saat Resesi? Reksadana Dijamin Hoki

Selasa, 20 Oktober 2020 - 22:16 WIB
loading...
Bingung Pilih Produk...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Resesi yang akan menimpa Indonesia pada kuartal III/2020 membuat sejumlah investor pemula kebingungan untuk memilih produk investasi . Di tengah krisis seperti ini, tentu yang menjadi pertimbangan seseorang mengeluarkan uang untuk berinvestasi adalah rasa aman dan nyaman.

Fouder Wealth Tree ID Mattheus Raharja mengatakan satu-satunya produk investasi yang harus dipilih, yaitu reksadana pasar uang. Sebab, di sana seluruh investor tak akan khawatir akan uangnya bakal raib dan susah dicairkan ketika sedang membutuhkan uang tunai.

"Yang paling aman dan nyaman dan liquid bisa memulai dengan salah satu instrumen investasi, yaitu reksadana," kata Mattheus dalam acara Live Instagram MNC Asset Management, Selasa (20/10/2020).

(Baca juga: MNC Life Luncurkan Hario GAS, Asuransi Gratis Buat Ojol )

Tak hanya itu, manfaat lainnya adalah jika menanamkan uang di reksadana, maka jumlahnya pun akan bertambah setiap hari. Sehingga, bisa memilih untuk menabung di bank atau menyimpan fulus di bawah bantal, maka nilainya tak akan pernah bertambah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Swiss Balas Gol Argentina,...
Swiss Balas Gol Argentina, Laga Berlanjut ke Extra Time
MAKI Sebut Pelimpahan...
MAKI Sebut Pelimpahan Penanganan Perkara Febrie Ardiansyah Tabrak KUHAP Baru
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved