Menko Airlangga: Pintu Masuk Vaksin Covid-19 Ada di Badan POM
Selasa, 27 Oktober 2020 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
Ditegaskan juga olehnya bahwa prosedur emergency use authorization akan tetap dipatuhi. “Nah dengan prosedur yang dipatuhi untuk emergency use authorization, maka tentu diharapkan BPOM bisa melakukan evaluasi. Karena Badan POM juga akan dapatkan laporan dari clinical trial yang dilakukan di negara lain, termasuk di Brazil,” lanjutnya.
(Baca Juga: Airlangga Sebut Proses Vaksinasi Akan Memakan Waktu )
Dalam rangka proses clinical trial, Airlangga mengatakan bahwa BPOM telah mengirimkan tim ke beberapa negara pembuat vaksin Covid-19. Dan Badan POM juga akan melakukan kunjungan, sebagian kemarin ke Cina sudah mengirim tim.
“Kemudian juga G42 (Uni Emirat Arab) dan juga berangkat kemarin ke UK (United Kingdom). Jadi beberapa lokasi produksi juga dilihat. Sehingga cara pembuatan obat yang baik kemudian protokol daripada clinical trial, sehingga tentu utamanya adalah untuk keselamatan, aman dan efektif,” jelas Airlangga.
Dengan begitu, kata Airlangga jika persyaratan terpenuhi maka baru bisa dilaksanakan imunisasi vaksin Covid-19. “Jadi kalau seluruh persyaratan itu terpenuhi seperti yang disampaikan oleh bapak Presiden baru kita bisa lakukan imunisasi dengan perencanaan yang matang,” tegasnya.
(Baca Juga: Airlangga Sebut Proses Vaksinasi Akan Memakan Waktu )
Dalam rangka proses clinical trial, Airlangga mengatakan bahwa BPOM telah mengirimkan tim ke beberapa negara pembuat vaksin Covid-19. Dan Badan POM juga akan melakukan kunjungan, sebagian kemarin ke Cina sudah mengirim tim.
“Kemudian juga G42 (Uni Emirat Arab) dan juga berangkat kemarin ke UK (United Kingdom). Jadi beberapa lokasi produksi juga dilihat. Sehingga cara pembuatan obat yang baik kemudian protokol daripada clinical trial, sehingga tentu utamanya adalah untuk keselamatan, aman dan efektif,” jelas Airlangga.
Dengan begitu, kata Airlangga jika persyaratan terpenuhi maka baru bisa dilaksanakan imunisasi vaksin Covid-19. “Jadi kalau seluruh persyaratan itu terpenuhi seperti yang disampaikan oleh bapak Presiden baru kita bisa lakukan imunisasi dengan perencanaan yang matang,” tegasnya.
(akr)
Lihat Juga :