Pusat Perbelanjaan Siap Buka Kembali dengan Protokol Kesehatan

Jum'at, 08 Mei 2020 - 15:39 WIB
loading...
Pusat Perbelanjaan Siap...
Suasana mal yang sepi di Jakarta
A A A
JAKARTA - Pusat perbelanjaan merupakan salah satu sektor bisnis yang mengalami luka dalam akibat serangan wabah Covid 19. Beberapa mal terkemuka di ibu kota hingga April silam sudah mengalami kerugian puluhan miliar rupiah disebabkan tidak boleh beroperasi. Sebelum Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan saja, pendapatan pusat perbelanjaan sudah anjlok 70 persen. Dan setelah PSBB berlangsung, karyawan mal dari level staf hingga direksi terpaksa mengalami pemotongan gaji sebesar 10%-30%.

Gerah dengan kondisi ini, Senin (4/4) pekan lalu Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) menemui Kepala Sekretariat Presiden RI Heru Budi Hartono. Dalam pertemuan itu, perwakilan APPBI mendapatkan “angin surga”. Menurut sebuah sumber kepada SINDOnews, APPBI mendapat informasi bahwa Istana akan merelaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) setelah 22 Mei 2020.

Agaknya pertemuan itu merupakan jawaban dari surat yang dilayangkan Ketua Umum APPBI Stefanus Ridwan, awal April lalu kepada Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. APPBI, cetus Presiden Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, selama ini merasa dianaktirikan oleh pemerintah. “Pemerintah cuma memerhatikan industri manufaktur dengan memberi stimulus perpajakan,” ujarnya geram. Padahal, di ujungnya itu ada mal, peritel, hotel. “Kami juga perlu kemudahan untuk berbisnis.”

Syukurlah, gayung akhirnya bersambut. Hasil dari pertemuan APPBI dengan perwakilan Istana tadi sejalan dengan pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD soal rencana pemerintah melakukan relaksasi terhadap PSBB. Relaksasi, menurut Mahfud, penting agar perekonomian tetap bergerak selama masa pandemi covid-19. Dengan catatan, harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia. Yakni, mencuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak.

Pengelola pusat perbelanjaan dan para anggota Hippindo (Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia) memang sudah tak sabar untuk beroperasi kembali. “Para tenant (penyewa ruang toko), dari bioskop, toko fashion, restoran, sudah bolak-balik menanyakan kapan kami bisa buka lagi,” sahut salah seorang karyawan senior pusat perbelanjaan di Jakarta.

Pengelola dan tenant pun sudah sepakat untuk menerapkan kondisi normal baru saat kembali buka. Sesuai protokol kesehatan yang sudah diterapkan sejauh ini, setiap tenant wajib menyediakan hand sanitizers di pintu masuk, membatasi pelanggan yang diperbolehkan masuk ke dalam toko (khusus restoran dibatasi 50% dari kapasitas). Selanjutnya, semua karyawan toko wajib mengenakan masker saat bertugas, bagian toko yang disentuh konsumen harus disemprot cairan disinfektan setiap jam, memasang tanda untuk berdiri di antrian, melarang karyawan bekerja jika tidak enak badan dan memiliki gejala flu, serta mengarantina karyawan yang baru kembali dari mudik selama 14 hari.

Namun hendaknya para anggota APPBI dan Aprindo harus lebih bersabar lagi. Sebab, Kamis pekan lalu, mereka menerima sebuah hasil paparan dari Kantor Kemenko Perekonomian. Paparan yang telah viral melalui media sosial tersebut menyampaikan fase-fase dari relaksasi PSBB bagi industri dan jasa. Kajian atas relaksasi PSBB yang disampaikan kepada Menko Perkonomian Airlangga Hartarto melalui video conference,Rabu (6/5) lalu, terdiri dari enam fase. Operasional mal berada di fase kedua, baru boleh beroperasi seperti semula pada tanggal 8 Juni. Syaratnya wajib memenuhi protokol kesehatan covid 19. Namun, perkecualian berlaku bagi toko/usaha yang ada kontak fisik, seperti salon, spa, belum boleh beroperasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Investor Baru IKN...
3 Investor Baru IKN Siap Tanam Investasi, Bangun Mal hingga Fasilitas Olahraga
Pappajack Soft Opening,...
Pappajack Soft Opening, Momentum DADA Perkuat Portofolio Properti Komersial
Kepri Mall Bertransformasi...
Kepri Mall Bertransformasi Jadi K SQUARE, Hadirkan Konsep Lifestyle Baru di Jantung Kota Batam
Konsumsi Masyarakat...
Konsumsi Masyarakat Bakal Ngebut di Peak Season Nataru Bikin Sektor Ritel Pede Menatap 2026
Menkeu Purbaya Dipanggil...
Menkeu Purbaya Dipanggil Prabowo ke Istana Usai Rapat dengan DPR, Bahas Apa?
Transformasi Mal, Ini...
Transformasi Mal, Ini Strategi Jitu LPKR Gaet Pengunjung dan Dongkrak Kinerja
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Kepala BGN Diganti,...
Kepala BGN Diganti, Istana Pastikan Program MBG Tidak Terganggu
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
Rekomendasi
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Infografis
Amerika Serikat Umumkan...
Amerika Serikat Umumkan Siap Perang dengan China!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved