OJK Targetkan Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp100 Triliun

Selasa, 03 November 2020 - 00:30 WIB
loading...
OJK Targetkan Penghimpunan...
Fundraising pasar modal ditargetkan tembus Rp100 triliun sampai akhir 2020. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan dana yang dihimpun dari pasar modal akan mencapai Rp 100 triliun hingga akhir tahun. Kepala Eksekutif Pasar Modal OJK Hoesen mengatakan angka ini di bawah yang ditargetkan semula mencapai Rp 160 triliun.

"Masalah fundrising memang target kita sebelumnya tahun lalu kita Rp 160 triliunan dengan adanya pandemi ini kita kan melihat ada kemungkinan masih bisa mencapai di atas Rp 100 triliun, tapi Rp 100 triliun di atas sedikit," kata Kepala Eksekutif Pasar Modal OJK Hoesen dalam video virtual, Senin (2/11/2020).

Baca Juga: Aliran Dana Asing di Pasar Modal Sudah Keluar Rp3,7 Triliun

Menurutnya, kondisi pandemi ini harus lakukan penyesuaian target tehadap beberapa target yang dicanangkan sebelumnya. "Ada beberapa hal yg harus kita waspadai yg bisa menimbulkan potensi risiko bagi sektor jasa keuangan," jelasnya.

Saat ini, hingga 26 Oktober terdapat 141 penawaran dengan total dana yang dihimpun Rp 94,4 triliun. Rinciannya, 141 penawaran tersebut, sebanyak 45 di antaranya merupakan penawaran baru. "Dari jumlah penawaran umum tersebut 45 di antaranya emiten baru sementara dalam rancangan terdapat 49 emiten yang akan melakukan penawaran umum dengan total indikasi Rp 20,75 triliun," tandasnya. Baca Juga: Izin Usaha Enam BPR Dicabut OJK, LPS: Kondisi Perbankan Stabil
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
Rekomendasi
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Berita Terkini
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved