Alami Resesi, Kian Berat Kembalikan Pertumbuhan Positif hingga 2021

Kamis, 05 November 2020 - 12:40 WIB
loading...
Alami Resesi, Kian Berat...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ekonom Indef Nailul Huda menilai pemerintah dinilai gagal dalam menggenjot konsumsi masyarakat . Hal ini dikarenakan Indonesia resmi mengalami resesi , setelah pertumbuhan ekonomi pada kuartal III tahun 2020 tercatat minus 3,49%. ( Baca juga:Indonesia Resmi Resesi, BPS: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III/2020 Minus 3,49% )

"Seperti perkiraan, ekonomi Indonesia minus hingga 3,49%. Hal ini dikarenakan ketidakmampuan pemerintah dalam menggenjot konsumsi masyarakat dengan stimulus dari pemerintah," kata Huda saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Menurutnya, ini gambaran utama dari gagalnya program pemulihan ekonomi nasional (PEN) karena penyerapannya masih belum optimal.

"Anggaran PEN ini yang seharusnya mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi namun tidak berefek optimal karena penyerapannya," kata Huda.

Maka tugas pemerintah akan semakin berat untuk mengembalikan pertumbuhan ekonomi ke angka positif pada triwulan IV 2020 bahkan triwulan I 2021. ( Baca juga:GPI Bakar Produk Prancis, Polisi: Belum Temukan Unsur Pidana )

"Pemerintah akan semakin berat untuk mengembalikan pertumbuhan ekonomi ke angka positif pada triwulan IV 2020 bahkan triwulan I 2021," katanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peluang Resesi Indonesia...
Peluang Resesi Indonesia di Bawah 5%, Lebih Kuat dari AS, Kanada, dan Jepang
Kejar Pertumbuhan Ekonomi...
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,7% di Kuartal II-2026, Purbaya Ungkap Tantangannya
Kelas Menengah Terus...
Kelas Menengah Terus Menyusut, Mampukah RI Jadi Negara Maju di 2045?
Airlangga Incar Kenaikan...
Airlangga Incar Kenaikan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal-II, Berikut Modalnya
Menkeu Purbaya Tepis...
Menkeu Purbaya Tepis Isu Resesi Indonesia Sudah Dekat
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
Presiden Prabowo Siapkan...
Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis untuk Dorong Ekonomi Nasional
Konsumsi Rumah Tangga...
Konsumsi Rumah Tangga Jakarta Capai 5,28 Persen
Mahfud MD Ungkap Tegaknya...
Mahfud MD Ungkap Tegaknya Hukum dapat Membuat Perekonomian Tumbuh
Rekomendasi
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Penuh Tantangan, Beban...
Penuh Tantangan, Beban Kelas Menengah Kian Berat di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved