Tiga Hari Reli, IHSG Diprediksi Akan Melemah Hari Ini
Rabu, 18 November 2020 - 10:43 WIB
loading...
IHSG diprediksi melemah. Foto/Dok SINDOphoto/Astra Bonardo
A
A
A
JAKARTA - Senior Research Analyst Infovesta, Praska Putrantyo memprediksi bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan melemah pada perdagangan hari ini. Hal ini disebabkan karena reli kenaikan IHSG yang sudah terjadi selama kurang lebih tiga hari terakhir.
Praska menambahkan, IHSG diperkirakan akan mengalami penurunan dengan level support di 5.490 dan resistance di 5.560.
(Baca juga: Ada Penguatan 165 Saham, Indeks Dibuka Naik ke 5.548 Pagi Ini )
"Untuk proyeksi hari ini, kita perkirakan IHSG akan melemah sepanjang perdagangan hari ini karena rally yang sudah terjadi kurang lebih tiga hari terakhir, kalau saya pantau ditutup di 5.529," ujar Praska dalam acara Market Opening IDX Channel, Rabu (18/11/2020).
Dia menyebut, prediksi adanya pelemahan IHSG hari ini dinilai cukup wajar karena banyak saham-saham uang nilainya sudah mengalami kenaikan cukup tinggi dan secara teknikal pun sudah sangat overbought.
(Baca juga: Uang Nasabah Rp72 Juta di Rekening Raib, Ini Tanggapan Maybank )
"Dan penguatan dalam sepekan terakhir dipimpin oleh saham-saham sektor keuangan, infrastruktur dan properti yang mengalami kenaikan cukup kencang," ucapnya.
Praska menambahkan, IHSG diperkirakan akan mengalami penurunan dengan level support di 5.490 dan resistance di 5.560.
(Baca juga: Ada Penguatan 165 Saham, Indeks Dibuka Naik ke 5.548 Pagi Ini )
"Untuk proyeksi hari ini, kita perkirakan IHSG akan melemah sepanjang perdagangan hari ini karena rally yang sudah terjadi kurang lebih tiga hari terakhir, kalau saya pantau ditutup di 5.529," ujar Praska dalam acara Market Opening IDX Channel, Rabu (18/11/2020).
Dia menyebut, prediksi adanya pelemahan IHSG hari ini dinilai cukup wajar karena banyak saham-saham uang nilainya sudah mengalami kenaikan cukup tinggi dan secara teknikal pun sudah sangat overbought.
(Baca juga: Uang Nasabah Rp72 Juta di Rekening Raib, Ini Tanggapan Maybank )
"Dan penguatan dalam sepekan terakhir dipimpin oleh saham-saham sektor keuangan, infrastruktur dan properti yang mengalami kenaikan cukup kencang," ucapnya.
(ind)
Lihat Juga :