Pelindo IV Optimistis Kinerja Perseroan Tumbuh 8,9 Persen
Senin, 11 Mei 2020 - 10:59 WIB
loading...
Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) optimistis kinerja Perseroan akan bertumbuh sebesar 8,9% pada triwulan II 2020 dibandingkan posisi yang sama tahun lalu meskipun saat ini tengah dilanda pandemi Covid-19. Foto : Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) optimistis kinerja Perseroan akan bertumbuh sebesar 8,9persen pada triwulan II 2020 dibandingkan posisi yang sama tahun lalu meskipun saat ini tengah dilanda pandemi Covid-19.
Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi mengatakan kondisi di wilayah timur Indonesia berbeda dengan di wilayah barat. “Di mana wilayah timur basisnya adalah komoditas dan konsumsi, tidak seperti di wilayah barat yang lebih banyak industri. Sehingga dua hal tersebut tetap bertahan walaupun pandemi Covid-19,” terangnya.
Dia menuturkan, pendapatan paling besar di wilayahnya adalah dari pelayanan bongkar muat barang dan hanya terdampak sedikit oleh mewabahnya Virus Corona, terutama di Sulawesi Selatan dan Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Prasetyadi menyebutkan, total arus peti kemas (throughput) di seluruh pelabuhan kelolaan Perseroan rata-rata mencapai 2,2 juta TEUs per tahun. Dari angka tersebut hanya sekitar 2 persen kegiatan ekspor, selebihnya bongkar muat domestik.
Dari sisi bisnis kata Dirut Pelindo IV, dia meyakini kegiatan ekspor utamanya dari Pelabuhan Makassar akan kembali menggeliat, jika pelabuhan-pelabuhan di beberapa negara tujuan seperti China, Jepang dan Korea sudah dibuka kembali pasca diberlakukannya lockdown.
Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi mengatakan kondisi di wilayah timur Indonesia berbeda dengan di wilayah barat. “Di mana wilayah timur basisnya adalah komoditas dan konsumsi, tidak seperti di wilayah barat yang lebih banyak industri. Sehingga dua hal tersebut tetap bertahan walaupun pandemi Covid-19,” terangnya.
Dia menuturkan, pendapatan paling besar di wilayahnya adalah dari pelayanan bongkar muat barang dan hanya terdampak sedikit oleh mewabahnya Virus Corona, terutama di Sulawesi Selatan dan Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Prasetyadi menyebutkan, total arus peti kemas (throughput) di seluruh pelabuhan kelolaan Perseroan rata-rata mencapai 2,2 juta TEUs per tahun. Dari angka tersebut hanya sekitar 2 persen kegiatan ekspor, selebihnya bongkar muat domestik.
Dari sisi bisnis kata Dirut Pelindo IV, dia meyakini kegiatan ekspor utamanya dari Pelabuhan Makassar akan kembali menggeliat, jika pelabuhan-pelabuhan di beberapa negara tujuan seperti China, Jepang dan Korea sudah dibuka kembali pasca diberlakukannya lockdown.
Lihat Juga :