Menteri Wishnutama Pastikan Industri Parekraf Terapkan CHSE
Senin, 23 November 2020 - 17:24 WIB
loading...
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Wishnutama Kusubandio dan Wakil Menteri Parekraf Angela Tanoesoedibjo saat mengunjungi Omah Mbudur. FOTO/SINDOnews.com
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memastikan para pelaku industri hotel dan restoran di seluruh Indonesia semakin siap untuk menerapkan sertifikasi protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, Minggu (22/11/2020), meninjau langsung untuk memastikan kesiapan industri restoran dalam upaya mendapatkan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, and Security Protocol. Salah satunya berkunjung ke Toko Kopi Tuku Cipete, Jakarta Selatan.
“Upaya ini dilakukan supaya dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan saat menggunakan fasilitas hotel dan restoran yang sudah melakukan sertifikasi CHSE. Sertifikasi ini diberikan gratis melalui proses audit yang sudah diselaraskan dengan berbagai macam organisasi pariwisata dunia, seperti UNWTO dan TTCI, serta Kementerian Kesehatan,” kata Wishnutama.
Baca Juga: Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Wamen Angela: Fokus ke Wisnus Dulu
Ia mengatakan saat ini sertifikasi CHSE merupakan hal yang sangat penting bagi industri pariwisata khususnya bagi pelaku usaha hotel dan restoran untuk memulihkan kepercayaan wisatawan. Kemenparekraf telah melaksanakan program sertifikasi CHSE gratis bagi industri pariwisata di 34 provinsi di Indonesia. Sampai saat ini, sudah ada 352 hotel dan restoran yang tersertifikasi CHSE di Jakarta. Terdiri dari 205 hotel dan 120 restoran dari total 902 pendaftar.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, Minggu (22/11/2020), meninjau langsung untuk memastikan kesiapan industri restoran dalam upaya mendapatkan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, and Security Protocol. Salah satunya berkunjung ke Toko Kopi Tuku Cipete, Jakarta Selatan.
“Upaya ini dilakukan supaya dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan saat menggunakan fasilitas hotel dan restoran yang sudah melakukan sertifikasi CHSE. Sertifikasi ini diberikan gratis melalui proses audit yang sudah diselaraskan dengan berbagai macam organisasi pariwisata dunia, seperti UNWTO dan TTCI, serta Kementerian Kesehatan,” kata Wishnutama.
Baca Juga: Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Wamen Angela: Fokus ke Wisnus Dulu
Ia mengatakan saat ini sertifikasi CHSE merupakan hal yang sangat penting bagi industri pariwisata khususnya bagi pelaku usaha hotel dan restoran untuk memulihkan kepercayaan wisatawan. Kemenparekraf telah melaksanakan program sertifikasi CHSE gratis bagi industri pariwisata di 34 provinsi di Indonesia. Sampai saat ini, sudah ada 352 hotel dan restoran yang tersertifikasi CHSE di Jakarta. Terdiri dari 205 hotel dan 120 restoran dari total 902 pendaftar.

Lihat Juga :