Demokrat Desak Pembahasan RUU Minerba Ditunda Sampai Covid-19 Berakhir

Senin, 11 Mei 2020 - 20:02 WIB
loading...
Demokrat Desak Pembahasan...
Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Demokrat Sartono Hutomo. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2020 telah memasuki pembahasan pengambilan keputusan tahap pertama di Komisi VII DPR, selanjutnya masuk pengambilan keputusan tahap dua sehingga segera diparipurnakan. Pada pembahasan pengambilan keputusan tahap pertama, hampir seluruh fraksi setuju dengan adanya perubahan UU Minerba.

Namun Fraksi Partai Demokrat menolak keras pengambilan keputusan tersebut. Fraksi Demokrat meminta pembahasan RUU Minerba ditunda sampai masa darurat bencana Covid-19 selesai.

"Fraksi Partai Demokrat menolak pembahasan dan pengambilan keputusan atas RUU Minerba untuk diteruskan ke tahap pengambilan keputusan kedua. Fraksi Demokrat meminta supaya pembahasan ditunda sampai masa darurat Covid-19 berakhir," ujar anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Demokrat, Sartono Hutomo dalam rapat pengambilan keputusan tingkat pertama di Jakarta, Senin (11/5/2020).

Pihaknya mendesak kepada pemerintah supaya pemerintah lebih fokus menangani bencana Covid-19 ketimbang melanjutkan agenda pembahasan RUU Minerba. Selain itu, pihaknya juga meminta supaya pemerintah bersama DPR lebih fokus menyelamatkan perekonomian di tengah krisis akibat dari pandemi Covid-19.

"Kami meminta supaya pemerintah dan DPR menunda pembahasan yang tidak berkaitan dengan Covid-19 serta penanganan krisis ekonomi yang sedang dihadapi saat ini," tandasnya.

Pihaknya sebagai perwakilan Partai Demokrat meminta supaya pemerintah bersama DPR lebih fokus menyelesaikan masalah yang saat ini sedang dihadapi masyarakat. Lebih baik, imbuhnya, DPR dan pemerintah memprioritaskan solusi meringankan beban masyarakat akibat Covid-19 seperti penurunan harga bahan bakar minyak (BBM), insentif tarif listrik yang lebih luas bagi pelanggan 1.300 volt ampere (VA) yang rentan miskin hingga jamina pasokan gas elpiji untuk rumah tangga.

"Revisi UU Minerba menuai pro kontra di tengah masyarakat sebaiknya ditunda dan lebih mendengar aspirasi rakyat khususnya terkait perubahan nomenklatur, izin tambang, tata kelola tambang rakyat dan dampak lingkungan," tandasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Buka-bukaan Soal...
Bahlil Buka-bukaan Soal Kampus Batal Dapat Jatah Kelola Tambang
RUU EBT Diyakini Mempercepat...
RUU EBT Diyakini Mempercepat Proses Investasi di Sektor Listrik
Komisi Kesehatan DPR...
Komisi Kesehatan DPR Dukung Program Pencegahan Anak Beli Rokok
Utang Tembus Rp6.164...
Utang Tembus Rp6.164 T, Seorang Anggota DPR Tiup Peluit
Alasan Omnibus Law Buru-Buru...
Alasan Omnibus Law Buru-Buru Disahkan, Menaker: Banyak Anggota DPR Kena Corona
Tok! DPR Setujui Pertanggungjawaban...
Tok! DPR Setujui Pertanggungjawaban APBN 2019
Polemik Anggaran MBG...
Polemik Anggaran MBG Kental Nuansa Politik, Pengamat Kebijakan Publik: Secara Prosedural Sudah Disepakati DPR
Fraksi Demokrat Tolak...
Fraksi Demokrat Tolak Wacana Pilkada lewat DPRD
Hari Ayah Nasional 2025,...
Hari Ayah Nasional 2025, Ibas Ajak Anak Muda Tak Melupakan Jasa Orang Tua
Rekomendasi
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved