Kemendag-Kadin Dongkrak Ekspor ke Australia

Kamis, 10 Desember 2020 - 08:15 WIB
loading...
Kemendag-Kadin Dongkrak...
Pelabuhan Peti kemas Tanjug priok, Jakarta Utara. Foto/Koran SINDO/Hasiholan Siahaan
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) menyepakati kerja sama pemanfaatan trading house untuk meningkatkan ekspor berbagai produk dalam negeri ke Australia. Upaya ini guna mempermudah para pengusaha dan produsen domestik untuk mengembangkan ekspor dan memasarkan barangnya di negeri Kanguru tersebut.

“Kami harapkan hal ini dapat meningkatkan peran para usaha kecil dan menengah (UMKM) Indonesia dalam meningkatkan ekspor nasional,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Kasan di Jakarta kemarin. (Baca: Unsoed Kukuhkan 4 Guru Besar Baru)

Pemanfaatan Indonesia Trading House Australia (ITHA) ini untuk menjembatani para pengusaha lokal yang ingin mengekspor produknya ke Australia. ITHA akan mendorong peningkatan ekspor produk Indonesia ke Australia seiring implementasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).

“Kami menjembatani perdagangan komersial dan investasi antara Indonesia dan Australia, terutama di bawah skema IA CEPA,” kata CEO Indonesia Trading House Australia (ITHA) Yongki Susilo.

Dia menjelaskan, ITHA merupakan satu-satunya mitra dari Indonesia Chamber of Commerce and Industry (Kadin). ITHA akan mendukung para pengusaha dan UMKM yang hendak memasarkan produknya ke Australia. (Baca juga: Mau Suntik Vaksin Covid-19. Lihat Dulu Daftar Harganya!)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
Rekomendasi
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved