Vaksin Datang, Emiten Farmasi Girang

Senin, 14 Desember 2020 - 01:00 WIB
loading...
Vaksin Datang, Emiten...
FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Beberapa waktu lalu, Indonesia kedatangan vaksin impor dari perusahaan asal China Sinovac . Ada sekitar 1,2 juta dosis vaksin yang tiba di Indonesia dengan pesawat Garuda Indonesia tersebut. Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, dampak kedatangan vaksinnini memberikan sentimen positif kepada seluruh perushaan farmasi. Secara khusus untuk emiten farmasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kimia Farma.

“Dampak dari vaksin memberikan sentimen positif terhadap emiten farmasi. Tapi dia lebih dapet itu ke emiten yang memang menjadi importir tersebut yaitu adalah Kimia Farma. Karena biofarma kan di bawah Kimia Farma,” ujarnya saat dihubungi MNC News Portal, Minggu (13/12/2020).

Baca Juga: Pengusaha Diminta Beli Vaksin Buat Karyawan, Kadin: Banyak yang Tidak Mampu

Sebab emiten farmasi ini merupakan perusahaan yang mengimpor vaksin dari China tersebut. Meskipun perusahaan yang mengimpor adalah BioFarma, namun BioFarma berada di bawah naungan Kimia Farma. “Dampak itu sehingga Kimia Farma ini mengalami kenaikan. Itu pertama. Jadi ini memang cukup positif bagi emiten farmasi,” ucapnya.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Belum Ada Penetapan Harga Vaksin

Selain itu, datangnya vaksin juga bisa membawa dampak positif terhadap pasar saham secara keseluruhan di Indonesia. Hal ini terbukti dari indeks harga saham gabungan (IHSG) Indonesia yang terus menunjukan tanda-tanda positif semenjak datangnya vaksin tersebut. . “Dan itu juga membawa dampak positif terhadap IHSG secara keseluruhan walaupun market Indonesia naik sendiri,” kata Edwin.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG Tertekan, Wakil...
IHSG Tertekan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Bersama Rosan Roeslani Sidak ke BEI!
Rekomendasi
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
4 Manfaat Vaksin Influenza...
4 Manfaat Vaksin Influenza untuk Penderita Diabetes
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved