Akhiri Ketegangan PT Timah vs Nelayan, Gubernur Babel: Harus Duduk Bersama!

Minggu, 20 Desember 2020 - 02:02 WIB
loading...
Akhiri Ketegangan PT...
Gubernur Babel Erzaldi Rosman. Foto/Inews/Haryanto
A A A
JAKARTA - Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan menyampaikan pesan kepada PT Timah Tbk yang melakukan aktivitas pertambangan di wilayahnya.

Pasalnya, pengoperasian Kapal Isap Produksi (KIP) milik perusahaan plat merah ini di perairan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dipermasalahkan oleh nelayan karena aktivitas yang dilakukan mengganggu aktivitas para nelayan.

"Antara PT Timah dan nelayan harus duduk bersama, apa keinginan dari nelayan dan apa keinginan PT Timah harus kita luruskan jangan saling mengganggu," ujar Erzaldi dalam forum diskusi Polemik Trijaya FM, Sabtu (19/12/2020).

( )

Erzaldi menambahkan, jika pertemuan tersebut tidak dilakukan, maka ketegangan antara pihak nelayan dan PT Timah tidak berujung kepada penyelesaian. Sebab, jika nelayan bilang di wilayah tersebut ada ikan, maka PT Timah juga bilang di situ ada timah. "Bagaimana caranya PT Timah agar mengambil timahnya tanpa mengganggu nelayan," kata dia.

Dia menyebut bahwa pemerintah provinsi sama sekali tidak mendapatkan bagian dari investasi yang dilakukan PT Timah dan peran pemerintah daerah disini seperti "cuci piring", dimana ada permasalahan baru dilibatkan.

( )

"Makanya kita harus luruskan ini, masyarakat nelayan bisa tetap melaut dan PT Timah atas nama negara tetap kita fasilitasi. Jangan sampai plat merahnya dimanfaatkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga tidak mengedepankan kepentingan masyarakat," ucapnya.

"Nah sekarang ngapain kerja tambang tapi PT-nya udah rugi? artinya kita membela yang salah, lah kamu dibelain tapi manajemennya nggak bener, ngapain?" sambungnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Karyawan PT Timah yang...
Karyawan PT Timah yang Viral Ejek Honorer Dipecat, Dwi Citra Weni Kehilangan Fasilitas Ini
Profil Dwi Citra Weni,...
Profil Dwi Citra Weni, Karyawan PT Timah yang Viral Ejek Honorer Pakai BPJS
Kerugian Akibat Pagar...
Kerugian Akibat Pagar Laut Ditaksir Miliaran, Pemilik Hanya Didenda Rp18 Juta! Adilkah?
Pagar Laut Tangerang...
Pagar Laut Tangerang Dibongkar Bertahap, Target Selesai Paling Lama 15 Hari
Menteri Bahlil Tinjau...
Menteri Bahlil Tinjau SPBUN di Maluku, Pastikan Ketersediaan Solar untuk Nelayan
PHE ONWJ Edukasi Nelayan...
PHE ONWJ Edukasi Nelayan Tingkatkan Kualitas Produk Olahan Ikan Teri
PHE OSES Berdayakan...
PHE OSES Berdayakan Nelayan Pesisir di Lampung Timur
PHE ONWJ Selamatkan...
PHE ONWJ Selamatkan Kapal Nelayan di Sekitar Wilayah Operasi Migas
Babel Usul ke Jokowi...
Babel Usul ke Jokowi Royalti Timah Dinaikkan Jadi 5%
Rekomendasi
Kecelakaan di Contraflow...
Kecelakaan di Contraflow KM 69 Tol Jakarta-Cikampek, 2 Mobil Ringsek
Pemain Timnas Indonesia...
Pemain Timnas Indonesia U-17 Diminta Tidak Terintimidasi Reputasi Korea Selatan
4 Bulan setelah Deklarasikan...
4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot
Berita Terkini
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor Baru Trump, IHSG Diramal Ambruk Lagi ke 6.150
10 menit yang lalu
Eropa Butuh Rp182,5...
Eropa Butuh Rp182,5 Triliun demi Mengamankan Pasokan 250 Kargo Gas Alam Cair
1 jam yang lalu
Tarif Impor Terbaru...
Tarif Impor Terbaru Trump Hantam Negara-negara Termiskin, Bagaimana Nasibnya
2 jam yang lalu
KAI Group Angkut 16,3...
KAI Group Angkut 16,3 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2025
5 jam yang lalu
Harga Minyak Ikut Lunglai...
Harga Minyak Ikut Lunglai Terpukul Tarif Resiprokal Trump
6 jam yang lalu
Pascalebaran, Harga...
Pascalebaran, Harga Beras, Bawang, Cabai, hingga Daging Mulai Turun
6 jam yang lalu
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved