Efek Antigen, Orang Jadi Malas Piknik ke Bali
Selasa, 22 Desember 2020 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
"Pulau Bali ini memang sangat signifikan sekali sebagai masih sampai saat ini sebagai tujuan wisata nomor satu di Indonesia baik lokal maupun asing. Penerbangan-penerbangan yang datang ke Bali pun bukan hanya penerbangan komersial, tetapi juga yang sifatnya carter," jelasnya.
Menurut Ziva, biasanya perusahaan migas maupun pertambangan secara rutin melakukan penerabngan natal (Christmas Flight). Penerbangan natal ini bisa diperuntukan kepada para pegawainya yang mudik ataupun untuk liburan menuju Bali "Khususnya perusahaan yang mengontrak maskapai seperti misalnya oil dan gas atau pertambangan setiap akhir tahun itu ada yang namanya christmas flight. Nah christmas flight bisa saja berupa mudik bagi karyawan ekspatriat atau juga penerbangan-penerbangan liburan ke pulau Bali ini," jelasnya.
Baca Juga: Syarat Rapid Test Antigen Berlaku, Bandara Soetta Perbanyak Lokasi Tes Jadi 7 Titik
Ditambah lagi, Bali sangat berharap pada libur akhir tahun ini untuk kembali minimal memulihkan sedikit efek dari pandemi yang sudah berlangsung sejak awal 2020. Namun sayangnya kenyataan yang terjadi di lapangan kasus pandemi masih belum berakhir. "Dengan menurunya volume penerbangan akibat pandemi covid-19, pulau bali sangat mengandalkan musim liburan akhir tahun. Namun kita harus hadapi kenyataan juga virus ini masih belum teratasi. Kita menghadapi realita bahwa untuk liburan ini pun saya kira 50% dari volume yang dipenuhi dari tahun lalu, di Desember 2019 itu akan sangat jauh sekali di bawahnya," jelas Ziva
Menurut Ziva, biasanya perusahaan migas maupun pertambangan secara rutin melakukan penerabngan natal (Christmas Flight). Penerbangan natal ini bisa diperuntukan kepada para pegawainya yang mudik ataupun untuk liburan menuju Bali "Khususnya perusahaan yang mengontrak maskapai seperti misalnya oil dan gas atau pertambangan setiap akhir tahun itu ada yang namanya christmas flight. Nah christmas flight bisa saja berupa mudik bagi karyawan ekspatriat atau juga penerbangan-penerbangan liburan ke pulau Bali ini," jelasnya.
Baca Juga: Syarat Rapid Test Antigen Berlaku, Bandara Soetta Perbanyak Lokasi Tes Jadi 7 Titik
Ditambah lagi, Bali sangat berharap pada libur akhir tahun ini untuk kembali minimal memulihkan sedikit efek dari pandemi yang sudah berlangsung sejak awal 2020. Namun sayangnya kenyataan yang terjadi di lapangan kasus pandemi masih belum berakhir. "Dengan menurunya volume penerbangan akibat pandemi covid-19, pulau bali sangat mengandalkan musim liburan akhir tahun. Namun kita harus hadapi kenyataan juga virus ini masih belum teratasi. Kita menghadapi realita bahwa untuk liburan ini pun saya kira 50% dari volume yang dipenuhi dari tahun lalu, di Desember 2019 itu akan sangat jauh sekali di bawahnya," jelas Ziva
(nng)
Lihat Juga :