Tabungan Orang Kaya di Atas Rp5 Miliar Penyumbang Terbesar, DPK Masih Tinggi di 2021

Selasa, 22 Desember 2020 - 15:59 WIB
loading...
Tabungan Orang Kaya...
Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) diyakini masih akan tinggi, mencapai sebesar 11.6%, sejalan dengan sikap hati-hati dari pemilik dana maupun pelaku bisnis. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Secara keseluruhan, perbankan di Indonesia masih kuat dan dapat menghadapi tekanan krisis karena Pandemi Covid-19. Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) masih tinggi, mencapai sebesar 11.6%, sejalan dengan sikap hati-hati dari pemilik dana maupun pelaku bisnis dalam melakukan ekspansi usaha.

(Baca Juga: Bank Sentral Sudah Suntik Likuiditas ke Perbankan Rp694,8 Triliun )

Menurut Direktur Treasury dan Internasional Banking Bank Mandiri Pandji Irawan, penyumbang terbesarnya adalah dari kategori nasabah dengan tabungan nominal di atas Rp5 miliar. Sisi positifnya, sambung dia, kondisi likuiditas perbankan memang masih terjaga dengan baik ke depannya, ditopang oleh kebijakan penurunan suku bunga dan Quantitative Easing Bank Indonesia.

"Sementara itu bagi perbankan, kualitas aset juga menjadi perhatian," ungkap Pandji di Jakarta, Selasa (22/12/2020).

Sementara itu kontraksi ekonomi turut tercermin pada perlambatan kredit berbagai sektor seperti industri pengolahan, pertanian, konstruksi, dan perdagangan. Pandji menerangkan, saat ini kredit ke sektor industri pengolahan dan perdagangan menyumbangkan sekitar 50% dari total kredit.

"Jadi tidak heran kalau kita meliihat pada tahun ini permintaan akan kredit jauh lebih lambat dibandingkan tahun lalu," ungkapnya.

Sejalan dengan lemahnya permintaan domestik tersebut, pertumbuhan kredit perbankan terkontraksi sebesar -1.4% di bulan November 2020. Dirinya pun menilai, pertumbuhan kredit akan positif kemungkinan baru terlihat di tahun 2021 yang diperkirakan maksimal berada di 5%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja Keuangan BRI...
Kinerja Keuangan BRI Kokoh hingga Triwulan I 2026, Likuiditas dan Permodalan Terjaga
J Trust Bank Dorong...
J Trust Bank Dorong Tabungan Hijau Jadi Aksi Nyata Lingkungan
Tabungan Orang Kaya...
Tabungan Orang Kaya Kuasai 57,69% Dana di Bank, Kelas Bawah dan Menengah Seret
Apresiasi Nasabah Setia,...
Apresiasi Nasabah Setia, Pemenang Hadiah Beruntun 5.0 Periode Pertama di 11 Region Diumumkan
Perpanjangan Dana Rp200...
Perpanjangan Dana Rp200 Triliun ke Himbara Redakan Rebutan Likuiditas, Ekonom Ungkap Efeknya
Keuntungan Tabungan...
Keuntungan Tabungan Digital di Ramadan 2026: Hemat Biaya, Bonus Maksimal
Sumitronomics dan Stimulus...
Sumitronomics dan Stimulus Rp200 Triliun: Bisakah Indonesia Tumbuh 8%?
Harmonisasi Kebijakan...
Harmonisasi Kebijakan Ekonomi Nasional
Potongan Tapera Berlanjut,...
Potongan Tapera Berlanjut, BP Tapera Pastikan Tapera Tabungan Bukan Iuran
Rekomendasi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Shakira Guncang Pembukaan...
Shakira Guncang Pembukaan Piala Dunia 2026, Azteca Bergemuruh
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved