Gus Yaqut Singgung Pemanfaatan Tanah Wakaf RI Belum Produktif

Senin, 28 Desember 2020 - 21:58 WIB
loading...
Gus Yaqut Singgung Pemanfaatan...
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sungkem meminta restu kepada pamannya KH. Mustofa Bisri (Gus Mus) di Rembang, usai dilantik Presiden Jokowi. FOTO/Istimewa
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mencatat Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia yang memiliki potensi instrumen keuangan sosial yang sangat potensial. Instrumen itu diantaranya wakaf, zakat, infak, dan sedekah. Dari data Kemenag, Indonesia memiliki luasan tanah wakaf tidak kurang dari 52.000 hektar.

Luas tanah tanah wakaf itu tersebar di 390.000 titik di seluruh Indonesia dan dikelola oleh ribuan nazir, perseorangan, dan 248 nazir wakaf uang. Begitu juga wakaf uang yang menurut riset dari Badan Wakaf Indonesia memiliki potensi hingga mencapai sekitar Rp180 triliun. Bahkan, terdapat dukungan yang sangat luar biasa dari lembaga keuangan syariah dengan terbentuknya tidak kurang dari 22 lembaga keuangan syariah, penerima wakaf uang.

Meski begitu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, masih terdapat kesenjangan sehingga potensi tersebut tidak berjalan secara maksimal. "Ini menjadi tantangan bagi Kemenag, di mana, masih banyak tanah wakaf yang belum produktif di Indonesia, dan tentu menjadi tantangan kita kedepan sehingga yang mampu terkumpul dari wakaf tersebut baru 20 persen dari potensi yang ada," ujar Yaqut, Senin (28/12/2020).

Baca Juga: Silaturahmi ke Rabithah Alawiyah, Menag Yaqut Dapat Doa Restu dari Para Habib

Menag menekan wakaf adalah pilar ekonomi yang berpotensi berkontribusi menghadirkan kesejahteraan bagi umat. Wakaf uang merupakan bagian penting dalam program penguatan ekonomi dan keuangan syariah. “Bagi bangsa Indonesia, praktik wakaf sudah dikenal secara luas. Para ulama, pesantren, dan ormas Islam telah banyak memperkenalkan wakaf. Oleh karenanya, tidak mengherankan jika potensi wakaf di Indonesia sangat besar," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendorong Reksa Dana...
Mendorong Reksa Dana Syariah Jadi Opsi Pengelolaan Wakaf Uang
Permudah Layanan Perbankan...
Permudah Layanan Perbankan Syariah, Bank Muamalat Gandeng Kementerian Agama
Tegur Performa Garuda...
Tegur Performa Garuda yang Dinilai Buruk, Kemenag: Belum Ada Perbaikan Signifikan
Dukung Pengembangan...
Dukung Pengembangan Wakaf, Bank Jatim Tandatangani LOI dengan BWI
Sinergi dan Kolaborasi...
Sinergi dan Kolaborasi dalam Optimalisasi Tata Kelola Zakat Wakaf
Yayasan Muslim Sinar...
Yayasan Muslim Sinar Mas Wakafkan Ribuan Alquran kepada ICMI
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Rekomendasi
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Berita Terkini
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved