Sumbang Ekonomi, Perkembangan Digital Harus Penuhi Tiga Pilar Ini
Minggu, 17 Januari 2021 - 20:08 WIB
loading...
Dirjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo Semuel A. Pangerapan mengatakan, pengembangan digital skill harus disertai pembangunan tiga pilar lain yakni digital culture, digital ethics, dan digital safety. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Perkembangan teknologi yang begitu pesat telah mempengaruhi semua aspek kehidupan manusia, tidak terkecuali mulai dari anak-anak usia dini sampai dengan orang dewasa. Dirjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo Semuel A. Pangerapan mengatakan, bahwa ada kesalahan pahaman terkait dengan transformasi digital yang seolah-olah berpindah tempat dari dari ruang physical ke ruang digital.
“Transformasi digital adalah bagaimana kita mengembrace atau memasukkan ruang digital ini menjadi bagian dari pada realitas dan bukan menggantikan, sehingga menjadi balance," kata Semuel di Jakarta, Minggu (17/1/2021).
Baca Juga: Sambut Transformasi Digital, Sri Mulyani Siap-siap Bikin Anggaran Membengkak
Lanjutnya, pengembangan digital skill harus disertai pembangunan tiga pilar lain yakni digital culture, digital ethics, dan digital safety. Hal ini agar bisa berkontribusi pada ekonomi Indonesia.
Adapun, digital Culture adalah bentuk aktivitas masyarakat di ruang digital yang harus tetap memiliki wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, dan kebhinekaan. Sementara digital ethics adalah kemampuan menyadari mempertimbangkan dan mengembangkan tata kelola etika digital (netiquette) dalam kehidupan sehari-hari.
“Transformasi digital adalah bagaimana kita mengembrace atau memasukkan ruang digital ini menjadi bagian dari pada realitas dan bukan menggantikan, sehingga menjadi balance," kata Semuel di Jakarta, Minggu (17/1/2021).
Baca Juga: Sambut Transformasi Digital, Sri Mulyani Siap-siap Bikin Anggaran Membengkak
Lanjutnya, pengembangan digital skill harus disertai pembangunan tiga pilar lain yakni digital culture, digital ethics, dan digital safety. Hal ini agar bisa berkontribusi pada ekonomi Indonesia.
Adapun, digital Culture adalah bentuk aktivitas masyarakat di ruang digital yang harus tetap memiliki wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, dan kebhinekaan. Sementara digital ethics adalah kemampuan menyadari mempertimbangkan dan mengembangkan tata kelola etika digital (netiquette) dalam kehidupan sehari-hari.
Lihat Juga :