Ketika Ustaz Yusuf Mansur Doakan Pemegang Saham MNCN & BCAP Dapat Pahala

loading...
Ketika Ustaz Yusuf Mansur Doakan Pemegang Saham MNCN & BCAP Dapat Pahala
Memiliki sejarah panjang dengan Syekh Ali Jaber, Ustaz Yusuf Mansur doakan MNC Group khususnya PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) membawa berkah bagi pemegang saham dan karyawannya. Foto/Dok
JAKARTA - Memiliki sejarah panjang dengan Syekh Ali Jaber, Ustaz Yusuf Mansur doakan MNC Group khususnya PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) membawa berkah bagi pemegang saham dan karyawannya.

"Pahala dan kebaikan MNC Group di perjalanan Syekh Ali, jelas-jelas banyak. Semoga mengalir juga ke pemegang sahamnya, para pekerjanya dan ekosistem MNC Group," kata Yusuf Mansur di akun instagramnya @yusufmansurnew, Selasa (19/1/2020).

Baca Juga: Pemakaman Syekh Ali Jaber, Kesedihan Mendalam sang Adik dan Ustaz Yusuf Mansur

Dia mengenang kisah sahabatnya Syekh Ali Jaber pada penampilan perdananya di MNC Group tahun 2007-2008 silam. "Syekh Ali diperkenalkan pertama kalinya di media televisi Indonesia, MNC Group tahun-tahun 2007-2008," ungkapnya.

Dia bercerita tentang pengalaman lucunya saat itu. "Awal-awal saya bilang ke Syekh Ali, jangan sampai bicara bahasa Indonesia di segmen 1," katanya.



Syekh Alipun mau mengikuti permintaannya. Selama segmen 1, Imam Masjid di Kota Suci Madinah itu sama sekali tak berbicara dalam bahasa Indonesia. "Jamaah ngangguk-ngangguk saja, hahaha. Pas di segmen dua, jeger, pake bahas Indonesia haha," tulisnya.

Baca Juga: Gaya Keren MNCN Menutup 2020: Cetak Rekor Tertinggi dalam Sejarah, Kuasai 56,5% Primetime

Menurutnya, ini merupakan pahala dan kebaikan MNC Group, baik itu unit-unit di bawah Holding dengan kode saham BCAP ataupun MNCN. Diapun menyampaikan salam hormatnya kepada keluarga besar MNC Group.

Masih banyak lagi kisah masa lalunya dengan MNC, seperti keterlibatannya dalam sinetron Tukang Bubur Naik Haji di RCTI, sampai cerita terkininya terkait saham. Yusuf melanjutkan jika sebelumnya dia bercerita tentang saham-saham BUMN, ke depan dia akan banyak bercerita tentang perusahaan swasta nasional.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top