LPS Tak Sekadar Menjamin, Tapi Juga Memberi Ketenangan

Minggu, 24 Januari 2021 - 18:46 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Bunga Bank Tak Kunjung Turun, Bos LPS Ulik Penyebabnya

Sedangkan misi LPS ingin menyelenggarakan penjaminan simpanan yang efektif dalam rangka melindungi nasabah, melaksanakan resolusi bank yang efektif dan efisien, melaksanakan penanganan krisis melalui restrukturisasi bank yang efektif dan efisien dan berperan aktif dalam mendorong dan memelihara stabilitas sistem keuangan nasional.

“Dalam rangka menjalankan visi dan misi tersebut, LPS terus melakukan penguatan organisasi baik dari sisi manajerial, research-based policy, sistem informasi dan teknologi yang modern, serta SDM yang berkualitas dan beretos kerja tinggi. Ke depannya akan berkembang menjadi penjamin simpanan dengan mandat risk minimizer, yang tidak hanya menjaga stabilitas sistem perbankan di belakang, namun juga dapat lebih aktif di depan dalam menjaga stabilitas sistem perbankan nasional,” jelasnya.

Sebagai bagian dari dukungan LPS terhadap program, pemulihan ekonomi nasional (PEN), LPS selama tahun 2020 telah mengeluarkan berbagai respons kebijakan, antara lain relaksasi pengenaan denda atas keterlambatan pembayaran premi oleh bank peserta penjaminan berupa tarif denda 0% untuk keterlambatan pembayaran sampai dengan 6 bulan pertama, dan 0,5% untuk 6 bulan setelahnya, relaksasi penyampaian laporan data SCV, relaksasi penyampaian laporan berkala bank; serta pemangkasan tingkat bunga penjaminan LPS selama tahun 2020 sebesar 150 bps untuk simpanan dalam rupiah di bank umum dan BPR serta sebesar 75 bps untuk simpanan dalam valas di bank umum.

Kepercayaan Nasabah ke Bank Meningkat Berkat LPS

Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sulsel, Qurani menuturkan, Perbarindo melihat LPS sangat berperan untk memberikan penjaminan terhadap dana nasabah yang tersimpan dibank khususnya BPR , sehingga nasabah tidak ragu dan khawatir karena simpanannya aman dan dijamin.

Baca juga: Izin BPR Nurul Barokah Dicabut, LPS Mulai Proses Klaim Simpanan Nasabah

“Hadirnya LPS di perbankan tentu semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat, sehingga nasabah tidak ragu menyimpan dananya sebab telah dijamin,” tuturnya.

Direktur BPR Kota Makassar ini memaparkan, kehadiran LPS juga meningkatkan kinerja bank untuk memperoleh dana pihak ketiga (DPK), serta memelihara stabilitas sistem perbankan termasuk BPR .

“Sangat disyukuri terjadi peningkatan kepercayaan masyarakat untuk menyimpan dananya sehingga DPK cenderung meningkat setiap tahunnya, seperti pada kurun waktu tiga tahun terakhir 2018 hingga 2020 terus menunjukkan kinerja sangat baik,” paparnya.

Pada 2018, terjadi peningkatan aset BPR sebesar 8,52 % atau sebesar Rp2,64 triliun, sedangkan kredit meningkat 10,69% atau Rp2,29 triliun. Kemudian, pada 2019 aset BPR sebesar Rp2,92 trilun dan kredit Rp2,55 trilium. Lalu, pada 2020 aset menjadi Rp2,81 triliun atau terjadi perlambatan -3,9 % dan kredit Rp2,4 triliun atau -2,36 %
LPS Tak Sekadar Menjamin, Tapi Juga Memberi Ketenangan

Senada, Direktur Bisnis BPR Hasamitra , I Made Semadi mengungkapkan, sejak menjadi bank peserta LPS 2015 tentunya kerja sama yang terjalin menggiring tren positif di masyarakat agar tidak perlu ragu menyimpan uangnya di bank, karena LPS menjamin simpanan pada seluruh bank konvensional dan bank syariah di wilayah Republik Indonesia, baik bank umum (bank asing, bank campuran, bank swasta nasional, bank pembangunan daerah dan bank milik pemerintah) maupun BPR . Sehingga dengan dijaminnya simpanan pada seluruh bank, diharapkan kepercayaan masyarakat untuk menyimpan uangnya di bank akan semakin meningkat.

Dia mengatakan, sebagai lembaga yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, bank harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perbankan dan menjadi bagian yang sangat penting. Sementara itu, nasabah juga harus bijak dan hati-hati dalam mengelola keuangannya.

Baca juga: Duit Aman di Bank Bank dan Dijamin LPS, Simak Nih Tipsnya

“Olehnya itu, lembaga penjamin simpanan (LPS) hadir memastikan, bahwa kepercayaan masyarakat terhadap layanan simpanan di perbankan sudah mulai pulih dan terus mengalami perbaikan. Hal tersebut tercermin dari dana pihak ketiga (DPK) serta likuiditas BPR yang stabil bahkan cenderung terus meningkat,” katanya.

Diakuinya kinerja bisnis BPR Hasamitra terus berkembang, seperti pada 2018 tercatat DPK sebesar Rp82,033 miliar lebih, posisi penyaluran kredit Rp208,685 miliar dengan jumlah nasabag 51.277 rekening. Pada 2019, DPK mencapai Rp1,6 triliun lalu kredit sebesar Rp2,2 triliun dengan 55.705 jumlah nasabah. Lalu pada 2020, BPR Hasamitra mampu menghimpun DPK mencapai Rp1,6 triliun lebih dengan posisi kredit Rp2 triliun lebih dan sebanyak 57.515 jumlah nasabah.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
15 Juta Usia Produktif...
15 Juta Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank, Begini Pesan Ketua LPS
Bank Bangkrut Sepanjang...
Bank Bangkrut Sepanjang 2026 Tambah Satu Lagi, Lokasinya di Bali
Takut Kualat, LPS Tunda...
Takut Kualat, LPS Tunda Pengumuman Tingkat Bunga Penjaminan
Ramadan, Ikawiga Santuni...
Ramadan, Ikawiga Santuni 500 Anak Yatim, Dhuafa, dan Pekerja Sosial
292 Anggota DPR Hadiri...
292 Anggota DPR Hadiri Rapat Paripurna Pengesahan Calon Anggota Dewas BPJS Kesehatan hingga LPS
Gantikan Purbaya sebagai...
Gantikan Purbaya sebagai Ketua LPS, Ini Profil Pendidikan Anggito Abimanyu yang Piawai Bermain Flute
Rekomendasi
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
My Chef In Crime, Serial...
My Chef In Crime, Serial Thriller Kriminal Kuliner Pertama di Indonesia yang Siap Hadir di VISION+
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved