Yiha...! Sri Mulyani Bakal Naikkan Anggaran Kartu Prakerja

Rabu, 27 Januari 2021 - 17:07 WIB
loading...
Yiha...! Sri Mulyani...
foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal menaikkan anggaran untuk program Kartu Prakerja tahun ini sebesar dua kali lipat. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, anggaran yang disediakan untuk program ini mencapai Rp20 triliun dari sebelumnya sebesar Rp10 triliun.

"Bapak Presiden memutuskan program Prakerja dinaikkan dua kali lipat. Tadinya Rp10 triliun tahun ini, supaya disamakan dengan tahun lalu menjadi Rp20 triliun. Jadi kita tambahkan Rp10 triliun," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (27/1/2021). ( Baca juga:Kasus yang Menimpa Bumiputera Akhirnya Meledak )

Sri Mulyani melanjutkan, selain anggaran Prakerja, pemerintah juga akan menambah anggaran untuk diskon listrik, bantuan subsidi kuota untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar. Pun, alokasi tambahan untuk program bantuan sosial (bansos) tunai.

"Diskon listrik yang tadi telah saya sampaikan. Bantuan kuota internet juga belum masuk di dalam anggarannya Kemendikbud dan Kementerian Agama, jadi ini masuk. Dan bantuan bansos tunai tambahan dari Rp200 ribu menjadi Rp300 ribu per bulan," jelasnya.

Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan anggaran penanganan Covid-19 dan PEN 2021 sebesar Rp553,1 triliun. Alokasi anggaran ini naik dari pagu Rp372,3 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021. ( Baca juga:Merapi Meletus! Dalam 6 Jam 22 Kali Luncurkan Awan Panas )

Tidak hanya anggaran perlindungan sosial, anggaran sektor kesehatan juga meningkat Rp14,6 triliun menjadi Rp104,7 triliun, dukungan UMKM dan insentif usaha naik Rp25,5 triliun menjadi Rp156,06 triliun, dan anggaran program prioritas sebesar Rp141,36 triliun.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Defisit APBN April 2026...
Defisit APBN April 2026 Sentuh Rp164,4 T, Belanja Negara Meroket jadi Rp1.082,8 Triliun
Anggaran MBG Rp249 Triliun...
Anggaran MBG Rp249 Triliun Sudah Cair, Perputaran Dana di Jabar Capai Rp6 Triliun per Bulan
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Rekomendasi
Usai Ditangkap, Roy...
Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri
Road to Kilau Raya Mojokerto...
Road to Kilau Raya Mojokerto : MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
Festival Perahu Naga...
Festival Perahu Naga Bakal Meriahkan Lagi Puncak Liburan Musim Panas di Hong Kong
Berita Terkini
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved