Harga Rokok Naik, Bagi Perokok Kurang-kurangin Deh Makan di Restoran

Selasa, 02 Februari 2021 - 16:51 WIB
loading...
Harga Rokok Naik, Bagi...
Harga rokok yang semakin mahal seiring dengan kenaikan cukai, membuat perokok harus memiliki strategi keuangan yang tepat agar tidak menggerus biaya hidup lainnya. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Harga rokok yang semakin mahal seiring dengan kenaikan cukai , membuat perokok harus memiliki strategi keuangan yang tepat agar tidak menggerus biaya hidup lainnya. Seperti diketahui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah efektif memberlakukan kenaikan cukai hasil tembakau pada 1 Februari 2021.
Baca Juga: Wapres Sebut Vaksinasi Covid-19 Hukumnya Wajib

"Yang bisa dilakukan kalau mau tetap merokok tercukupi, intensitas dikurangi atau pilihan kedua mengorbankan kebutuhan lainya. Bisa menghemat makan sendiri seperti enggak makan di cafe, masak sendiri karena itu bisa tercukupi untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Perencana Keuangan Andi Nugroho saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Selasa (2/2/2021).

Baca Juga: Harga Rokok Makin Mahal Per 1 Febuari, Cek Kenaikan Cukainya

Lanjutnya terang dia, membuat rencana jatah pengeluaran untuk rokok, maka bisa disesuaikan dengan mengurangi intensitas merokok. Sehingga pengeluaran untuk rokok tetap, namun intensitas merokoknya berkurang.
Baca Juga: 10 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Siap Diproses Mulai 13 Februari

"Ibarat makan sehari-hari, kalau harga makanan mahal ya bisa mengurangi. Misalnya nggak makan di restoran tapi makan di warteg. Atau tidak lagi makan ayam dan daging," terangnya.

Baca Juga: Wow! Harga Rokok di Indonesia Lebih Mahal dari Malaysia dan Filipina

Sambungnya, apabila tidak bisa mengorbankan pengeluaran lainnya dan tidak bisa mengurangi intensitas merokok ya satu-satunya jalan adalah mencari penghasilan tambahan.

"Pilihan ketiga nambah pemghasilan dengan harga rokok naik. Jadi kebutuhan bertambah, kalau finansialnya segitu aja bisa enggak bisa memenuhi kebutuhan sendiri. Bisa bikin bisnis sampingan atau minta lembur agar bisa dapat uang tambahan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Usulan Bikin Rokok Murah...
Usulan Bikin Rokok Murah Khusus Warga Miskin Disebut Sesat Nalar
3 Langkah Cerdas Memudahkan...
3 Langkah Cerdas Memudahkan Parents Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak
Kebijakan Cukai Rokok...
Kebijakan Cukai Rokok Picu Fenomena Downtrading
Purbaya Pastikan Harga...
Purbaya Pastikan Harga Rokok Eceran Tidak Naik
Mendorong Literasi Keuangan...
Mendorong Literasi Keuangan Digital di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Produk Tembakau Alternatif,...
Produk Tembakau Alternatif, Guru Besar Unpad: Bukan Pintu Masuk bagi Non-Perokok
Pesan Menkes BGS untuk...
Pesan Menkes BGS untuk Perempuan: Jangan Mau Sama Cowok Perokok
Cari Tahu Tentang Kantong...
Cari Tahu Tentang Kantong Nikotin ZYN, Produk Alternatif Bebas Asap Tanpa Perangkat
Rekomendasi
Inggris vs Norwegia:...
Inggris vs Norwegia: Cuaca Jadi Musuh Utama
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Cerita Rudi Margono...
Cerita Rudi Margono Ditunjuk Jadi Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved