Saat yang Lain Kewalahan, Industri Sawit Bertahan di Tengah Pandemi
Kamis, 04 Februari 2021 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Joko memaparkan, selama 2020 terjadi penurunan konsumsi untuk pangan sebesar 9% dari 801.000 ton pada Januari menjadi 638.000 ton pada Juni 2020. Namun, adanya pelonggaran kebijakan pembatasan skala besar (PSBB) menaikkan kembali ke 723.000 ton pada Desember 2020.
Baca Juga: Netizen Puji Jakarta Tidak Banjir meski Hujan Deras, Apa Sih yang Dilakukan Anies?
Konsumsi untuk oleokimia selama 2020 justru naik 60% dibanding 2019. Hal itu dikarenakan meningkatnya konsumsi sabun hingga bahan pembersih selama pandemi Covid-19, dari 89.000 ton pada Januari menjadi 197.000 ton pada Desember 2020.
Konsumsi untuk biodiesel juga naik dibanding 2019 karena perubahan kebijakan dari B20 menjadi B30. Secara total 2020 konsumsi produk minyak sawit dalam negeri sebesar 17,35 juta ton, naik 3,6% dari tahun 2019 yang sebesar 16,75 juta ton.
Baca Juga: Netizen Puji Jakarta Tidak Banjir meski Hujan Deras, Apa Sih yang Dilakukan Anies?
Konsumsi untuk oleokimia selama 2020 justru naik 60% dibanding 2019. Hal itu dikarenakan meningkatnya konsumsi sabun hingga bahan pembersih selama pandemi Covid-19, dari 89.000 ton pada Januari menjadi 197.000 ton pada Desember 2020.
Konsumsi untuk biodiesel juga naik dibanding 2019 karena perubahan kebijakan dari B20 menjadi B30. Secara total 2020 konsumsi produk minyak sawit dalam negeri sebesar 17,35 juta ton, naik 3,6% dari tahun 2019 yang sebesar 16,75 juta ton.
(fai)
Lihat Juga :