Di Luar Rupiah, Masyarakat Jangan Terkecoh dengan Janji Surga

Jum'at, 05 Februari 2021 - 08:24 WIB
loading...
Di Luar Rupiah, Masyarakat...
Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Romo Antonius Benny Susetyo. Foto/hidupkatolik.com
A A A
JAKARTA - Masyarakat diimbau tidak mudah terkecoh dengan alat transaksi jual beli di Indonesia. Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Antonius Benny Susetyo mengatakan, masyarakat harus tahu dan mendapatkan informasi yang benar, bahwa alat transaksi keuangan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sah adalah rupiah. ( Baca juga:Romo Benny Bilang Jangan Lagi Singgung Isu SARA di Medsos )

"Pertama publik harus dapat informasi yang benar bahwa alat transasksi keuangan sah adalah rupiah," katanya, Jumat (5/2/2021).

Selain itu, dia juga berharap masyarakat Indonesia tidak terkecoh dengan janji dan iming-iming apa pun yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. "Diharapkan publik tidak mudah terkecoh dengan janji surga dan iming tidak bisa dipertanggungjawabkan," ujar Romo Benny.

Dia juga mendorong masyarakat untuk segera melaporkan kepada yang berwajib jika ada tindakan apa pun yang mencurigakan dan tidak sesuai dengan perundang-undangan, adat istiadat, dan norma-norma kesilaan. "Ke depan ada hal yang mencurigakan masyarakat diharapkan melapor kepada pihak yang berwajib," katanya. ( Baca juga:Di Jepang Jumlah SPKLU Lampaui SPBU, Tapi Mobil Listrik Belum Populer )

Di sisi lain, Romo Benny, mengapresiasi penegak hukum karena sudah turun tangan dan menindaklanjuti kasus transaksi mata uang dinar dan dirham di Pasar Muamalah di Jalan Raya Tanah Baru, Beji, Depok, Jawa Barat. "Sanksi harus ditegakkan terhadap semua ketentuan perundang-undangan yang berlaku, maka penting publik diajak menaati regulasi", pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Rekomendasi
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Berita Terkini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved