PPKM Mikro Diperpanjang Bikin Rupiah Tampil Perkasa

Selasa, 23 Februari 2021 - 17:00 WIB
loading...
PPKM Mikro Diperpanjang...
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ditutup menguat pada perdagangan hari ini. Mata uang Garuda naik 25 poin di level Rp14.092 per USD. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ditutup menguat pada perdagangan hari ini. Mata uang Garuda naik 25 poin di level Rp14.092 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.117 per USD.

Baca Juga: Banjir Rendam Ibu Kota Bikin Rupiah Tenggelam

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi dalam laporannya menyebutkan, pergerakan nilai rupiah dipengaruhi oleh optimisme pemerintah terkait perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM ) secara Mikro akan menekan laju penyebaran Covid-19. Hal tersebut akan memicu perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2021.

"Di samping itu vaksinasi yang gencar dilakukan pemerintah juga akan berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat apalagi WHO sudah mencanangkan kemungkinan besar di tahun 2022 Covid-19 akan sirna," ujar Ibrahim dalam riset harian, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga: Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.272

Selain itu, gelontoran dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang cukup besar di awal tahun 2021 sebesar Rp700 triliun dinilai mulai berdampak positif. Hal tersebut terlihat dari tingkat konsumsi masyarakat yang mulai pulih.

"Dana ini yang berfokus pada kesehatan, vaksinasi, bansos, BLT dan UMKM. Tujuannya adalah untuk untuk kembali menggerakkan ekonomi dan ini bisa dilihat dari konsumsi masyarakat yang terus membaik dan ini akan berdampak positif untuk Pertumbuhan ekonomi di Kuartal-I," jelas Ibrahim.

Untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi, namun ditutup menguat direntang Rp14.500 hingga Rp14.120 per USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Fenomena Krisis Merayap...
Fenomena Krisis Merayap dan Kelas Menengah Indonesia
Rekomendasi
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved