Atasi Kendala Produksi Pertanian, Kementan Tambah Stok Pupuk Bersubsidi di Jawa Tengah
Selasa, 02 Maret 2021 - 13:21 WIB
loading...
Petani di Jawa Tengah tidak perlu mengkhawatirkan stok pupuk bersubsidi di tempat mereka. Sebab, stok pupuk bersubsidi di provinsi ini ditambah. untuk atas kendala produksi pertanian
A
A
A
SEMARANG - Para petani di Jawa Tengah tidak perlu mengkhawatirkan stok pupuk bersubsidi di tempat mereka. Sebab, stok pupuk bersubsidi di provinsi ini ditambah. Dengan demikian, produksi pertanian di Jawa Tengah diharapkan tidak menemui kendala.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi keputusan PT Pupuk Indonesia (Persero). "Dengan pupuk bersubsidi, kita berharap petani bisa meningkatkan produktivitas mereka. Jika produktivitas bisa ditingkatkan, maka ketahanan pangan akan terjaga," tuturnya, Senin (1/3/2021).
Sementara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo Edhy menegaskan bahwa prinsip yang digunakan dalam pendistribusian pupuk bersubsidi adalah 6T atau 6 Tepat.
"Prinsip distribusi pupuk subsidi yang diterapkan adalah 6T alias 6 Tepat, yaitu Tepat Jenis, Tepat Mutu, Tepat Jumlah, Tepat Tempat, Tepat Waktu, Tepat Harga, dan Tepat Sasaran," katanya.
Dia mengatakan, pupuk bersubsidi diharapkan tidak hanya bisa berdampak pada peningkatan produktivitas. "Tetapi juga meningkatkan produksi pangan dan komoditas pertanian, melindungi petani dari gejolak harga pupuk, mendorong penerapan pemupukan berimbang, juga memberikan jaminan ketersediaan pupuk," katanya.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi keputusan PT Pupuk Indonesia (Persero). "Dengan pupuk bersubsidi, kita berharap petani bisa meningkatkan produktivitas mereka. Jika produktivitas bisa ditingkatkan, maka ketahanan pangan akan terjaga," tuturnya, Senin (1/3/2021).
Sementara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo Edhy menegaskan bahwa prinsip yang digunakan dalam pendistribusian pupuk bersubsidi adalah 6T atau 6 Tepat.
"Prinsip distribusi pupuk subsidi yang diterapkan adalah 6T alias 6 Tepat, yaitu Tepat Jenis, Tepat Mutu, Tepat Jumlah, Tepat Tempat, Tepat Waktu, Tepat Harga, dan Tepat Sasaran," katanya.
Dia mengatakan, pupuk bersubsidi diharapkan tidak hanya bisa berdampak pada peningkatan produktivitas. "Tetapi juga meningkatkan produksi pangan dan komoditas pertanian, melindungi petani dari gejolak harga pupuk, mendorong penerapan pemupukan berimbang, juga memberikan jaminan ketersediaan pupuk," katanya.
Lihat Juga :