Distribusi Terganggu, Petani Sayuran Rugi Puluhan Juta

Senin, 18 Mei 2020 - 21:12 WIB
loading...
Distribusi Terganggu,...
Aktivitas jual beli di daerah menurun lantaran melemahnya daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Terganggunya jalur distribusi logistik sehubungan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat para petani sayuran kehilangan pembeli. Akibatnya, para petani mengaku rugi hingga puluhan juta per hari.

Sekretaris Jenderal Aliansi Petani Indonesia (API) Muhammad Nuruddin mengatakan, lamanya birokrasi lapangan di jalur logistik membuat para petani kehilangan pendapatan. Setidaknya, dalam sehari para petani dapat memperdagangkan hingga 10 ton sayuran. "Dengan total jumlah itu, petani bisa mengalami kerugian hingga Rp50 juta sehari," kata Nuruddin kepada SINDOnews, Senin (18/5/2020).

Selain itu, dia menambahkan, saat ini kondisi di sejumlah pasar tradisional sangat sepi pembeli. Akibatnya, aktivitas jual beli menurun sehingga stok sayuran menumpuk.

"Harga sayuran di daerah sudah anjlok hingga 40%. Hal ini berbanding terbalik dengan kota-kota besar yang masih stabil harganya," paparnya.

Menurut dia, turunnya aktivitas jual beli di daerah lantaran melemahnya daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19. Untuk itu, Nuruddin berharap, pemerintah dapat membantu dengan membeli produk sayur petani.

Selain itu, lanjut Nuruddin, bantuan langsung tunai (BLT) yang dijanjikan oleh pemerintah agar dapat terealisasikan dengan cepat. "Jika BLT dapat disalurkan dengan cepat, saya rasa ini bisa meningkatkan daya beli masyarakat," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
Regenerasi Petani, Kementan...
Regenerasi Petani, Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian
Petani Minta Kaji Ulang...
Petani Minta Kaji Ulang Rencana Daerah Tarik Pajak Pohon Sawit
Lahan Pascabencana Dipulihkan,...
Lahan Pascabencana Dipulihkan, Mentan Amran Pastikan Petani Sumatera Digaji
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
BLFC Mojokerto Jadi...
BLFC Mojokerto Jadi Contoh Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Petani
Rekomendasi
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Berita Terkini
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved