Pelaku Parekraf Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19, Sandiaga Apresiasi Menkes

Jum'at, 05 Maret 2021 - 14:09 WIB
loading...
Pelaku Parekraf Jadi...
Vaksinasi Covid-19 untuk para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif Sulawesi Utara di Graha Bumi Beringin, Manado, Jumat (5/3/2021). Foto/Ist
A A A
MANADO - Vaksinasi Covid-19 yang digelar serentak di seluruh nusantara menjangkau para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) Sulawesi Utara pada Jumat (5/3/2021). Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini digelar di Graha Bumi Beringin, Manado.

Acara tersebut dihadiri langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

Baca Juga: Pacu Kekebalan Kelompok, Jokowi Instruksikan Percepat Vaksinasi Massal di Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga Uno menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Kesehatan yang memprioritaskan para pelaku usaha parekraf dalam vaksinasi Covid-19.

Menurutnya, keputusan yang diambil Budi Gunadi Sadikin sangat tepat, mengingat terdapat lebih dari 34 juta pelaku usaha yang menggantungkan hidup pada sektor parekraf.

Selain itu, pulihnya industri parekraf lewat vaksinasi Covid-19 pun diyakini Sandiaga Uno dapat segera mengembalikan perekonomian bangsa yang terpuruk selama pandemi.

"Kami di sini mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri Kesehatan bahwa mobilisasi vaksinasi terus bergerak dan hari ini pelaku parekraf menjalani vaksinasi di Kota Manado Sulawesi Utara," ungkap Sandiaga Uno.

"Sulawesi Utara ini adalah salah satu dari Destinasi Super Prioritas, Pak Menkes sudah membantu lebih dari 34 juta pelaku pariwisata lewat vaksinasi. Kita ingin menebar harapan, motivasi agar kita segera bangkit dan tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," tambahnya.

Bersamaan, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pihaknya kini tengah melakukan distribusi vaksinasi Covid-19 di seluruh Nusantara.

Namun, lantaran jumlahnya yang sangat terbatas, dirinya meminta kepada masyarakat untuk bersabar dan tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat dan disiplin hingga seluruh vaksin terdistribusi kepada seluruh rakyat Indonesia.

"Bulan Januari kita ada 3 juta, Bulan Februari kita masuk 7 juta, Bulan Maret 11 juta, sampai akhir Juni kita Insya Allah bisa bawa 90 juta dari kebutuhan total 303 juta (vaksin). Jadi temen-temen kami sampaikan, sampai bulan Juni baru sekitar 24% dari kebutuhan vaksin," jelasnya.

Terbatasnya jumlah vaksin tersebut disampaikannya karena jumlah vaksin dari produsen sangat langka. Vaksin Covid-19, ujar Budi Gunadi, kini jumlahnya kian langka. Bahkan vaksin Astrazeneca yang diproduksi di Italia tidak boleh lagi didistribusikan keluar Eropa.

Oleh karena itu, dirinya kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk bersabar. Indonesia lebih beruntung dibandingkan sejumlah negara tetangga, seperti Malaysia, Filipina maupun Jepang yang baru akan melaksanakan vaksinasi Covid-19.

"Penanganan Covid-19 ini memang yang terpenting adalah menekan laju penularan. Caranya gimana? Yang penting adalah pakai masker, jaga jarak sama cuci tangan," ungkap Budi.

Baca Juga: AS dan Eropa Khawatir Israel Sedang Persiapkan Serangan ke Iran

Dia mengatakan, saat ini kasus Covid-19 sudah turun. Akan tetapi, imbuh dia, berdasarkan pengalaman ke belakang, begitu terjadi penurunan, disiplin cenderung kendor. "Jadi saya titip disiplinnya itu dijaga, jangan terlalu agresif jalan-jalan dulu," tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak sektor pariwisata Sulawesi Utara. Karena menurutnya, lewat vaksinasi Covid-19 bagi pelaku usaha parekraf ditambah dengan beragam program pariwisata unggulan, dirinya meyakini pemulihan sektor parekraf Sulawesi Utara akan segera tercapai.

"Kita di Sulawesi Utara tahap pertama 22.000 vaksin sudah selesai, sekarang tahap kedua 64.000 dan kita juga memberi apresiasi karena regulasinya ternyata cepat langsung diberikan kepada antara lain pelaku-pelaku pariwisata. Dengan ini ada titik cerah bagi kita semua di Sulawesi Utara untuk cepat mengatasi Covid-19 ini," ujarnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dengar Curhat Pelaku...
Dengar Curhat Pelaku Ekraf Jatim, Yovie Widianto: Tingkatkan Daya Saing dengan Teknologi
Usaha Parekraf di 24...
Usaha Parekraf di 24 Desa Wisata Dapat Dukungan Pengembangan dari Kemenparekraf
Genjot Ekonomi Wisata,...
Genjot Ekonomi Wisata, Negara-negara Asia Tenggara Berlomba Tawarkan Bebas Visa
Respons Menparekraf...
Respons Menparekraf Soal Pungli Rp18,25 Miliar di Raja Ampat: Tindak Tegas
Kerek Investasi di Sektor...
Kerek Investasi di Sektor Parekraf, Kemenparekraf Gandeng Samuel Sekuritas Indonesia
Kemenparekraf Percepat...
Kemenparekraf Percepat Pembiayaan Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan IP
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Menkes Soroti Konsumsi...
Menkes Soroti Konsumsi Mayones Berlebihan, Satu Sendok Mengandung 100 Kalori
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Rekomendasi
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved