PPKM Mikro Bikin Rupiah Keok Lawan Dollar AS

Selasa, 09 Maret 2021 - 17:52 WIB
loading...
PPKM Mikro Bikin Rupiah...
Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini. Mata uang Garuda ditutup melemah 45 point di level Rp14.405. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini. Mata uang Garuda ditutup melemah 45 point di level Rp.14.405 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp.14. 360.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, melemah rupiah disebabkan oleh penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) Mikro mulai 23 Februari-8 Maret 2021.

"Kasus harian COVID-19 di DKI Jakarta cenderung menurun," katanya dalam riset hariannya, Selasa (9/3/2021).

Baca Juga: Ada Vaksinasi, Pengusaha Mal Harap PPKM Mikro Segera Dilonggarkan

Ia menjelaskan, menurunnya angka kasus harian seiring dengan penjualan ritel Indonesia masih lemah, pertumbuhan negatif terus terjadi. Kebijakan PPKM ditengarai menjadi penyebab rendahnya permintaan yang membuat penjualan ritel lesu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Global, Gajah Tunggal Andalkan Efisiensi dan Inovasi
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Berita Terkini
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved