Chatbot Semakin Pintar

Sabtu, 13 Maret 2021 - 06:01 WIB
loading...
Chatbot Semakin Pintar
Penggunaan chatbot dengan teknologi artificial intelligence (AI) di masa pandemi Covid-19 semakin meningkat. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Penggunaan aplikasi chatbot atau komputer robot yang mampu melakukan percakapan semakin meningkat. Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih ini chatbot sudah bisa bersanding dengan manusia untuk menghadirkan layanan business to consumer.

Keterbatasan interaksi akibat pandemi Covid-19 membuat chatbot semakin populer. Aplikasi ini memiliki kemampuan mengobrol dengan manusia menggunakan Natural Language Processing (NLP) dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Bahkan, kemampuan merespons pertanyaan hingga keluhan dari konsumen kian cepat. Selain di sektor perbankan, chatbot banyak digunakan di sektor kesehatan dan e-commerce.

(Baca Juga : MNC Bank (BABP) Deklarasikan Motion Menuju Platform Layanan Digital Banking, Begini Perkembangannya! )

Menggunakan program komputer berbasis AI, chatbot dapat berinteraksi layaknya manusia. Founder dan CEO Botika, Ditto Anindita, mengungkapkan, sektor yang menggunakan chatbot paling tinggi yakni layanan kesehatan. Botika, misalnya, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan menghadirkan chatbot untuk menjawab pertanyaan seputar Covid-19 secara umum seperti gejala dan lainnya. Chatbot dapat membantu perusahaan atau usaha skala kecil menurunkan biaya dan anggaran pelayanan pelanggan. Sebab, pertanyaan yang datang dari konsumen melalui channel email atau media sosial bisa ditangani oleh chatbot. "Kalau pertanyaan sudah lebih rumit baru nanti diserahkan ke orang yang bertugas. Jadi semacam filtering , kebutuhan untuk biaya pekerja otomatis akan menurun," kata Ditto di Jakarta kemarin.

Dari pengalaman perusahaan yang menggunakan chatbot , penghematan dari penggunaannya mencapai 30%. Penghematan tersebut bukan karena pengurangan tenaga manusia, tetapi hanya pengurangan biaya layanan. ’’Konsumen itu ada dua macam. Pertama orang yang ingin masalahnya cepat selesai, mereka tidak peduli berbicara dengan chatbot atau manusia yang penting segera dijawab,’’ujarnya.

(Baca Juga : Ditopang Kenaikan Harga 240 Saham, IHSG Dibuka Menguat )

Kedua, konsumen yang ingin bertanya langsung dengan petugas customer service karena masalahnya sudah kompleks. ‘’Misalnya konsumen memesan barang, barangnya sudah sampai, tapi ternyata tidak sesuai harapan. Kasus seperti ini masih ditangani oleh petugas. Nah, chatbot akan menawarkan kepada konsumen untuk berhubungan langsung dengan tenaga customer service,’’paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
White Paper MDI Ventures...
White Paper MDI Ventures Petakan Jalur Ekonomi Digital Inklusif di Indonesia
Kecerdasan Buatan Merambah...
Kecerdasan Buatan Merambah Industri Asuransi, Hanwha Life Perkenalkan AI Financial Advisor
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Bisnis Berbasis AI, Perubahan Besar Dunia Advertising
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
KTT AI Bergengsi Silicon...
KTT AI Bergengsi Silicon Valley, Industri Kecerdasan Buatan Memasuki Tahap Baru
Rekomendasi
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Noel Jelang Vonis Kasus...
Noel Jelang Vonis Kasus Pemerasan di Kemnaker: Naik Asam Lambung Saya
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved