Vaksinasi Sesuai Target, Luhut Sebut Sudah Dilakukan 500 Ribu Per Hari
Jum'at, 26 Maret 2021 - 14:19 WIB
loading...
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pemerintah telah melakukan program vaksinasi Covid-19 sebanyak 500 ribu per hari. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pemerintah telah melakukan program vaksinasi Covid-19 sebanyak 500 ribu per hari.
"Hari ini, saya baru melaporkan, vaksinasi sudah mencapai 500 ribu setiap hari. Itu menetapkan target kami. Sehingga kami yakin pada Mei kami bisa mencapai mungkin 750 ribu atau mungkin 1 juta sehari," ujar dia dalam Bali Investment Forum secara virtual, Jumat (26/3/2021).
Baca Juga: Luhut Pede Program Vaksinasi Bisa Tingkatkan Turis Domestik
Dia menjelaskan, apabila ini bisa terjadi, maka Anda bisa melihat hubungan antara bagaimana pemerintah mengatasi Covid-19 dan bagaimana juga melihat pertumbuhan ekonomi ke depan. "Tapi ini juga terkait dengan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia," ungkap dia.
Disisi lain, Luhut mengizinkan industri untuk beroperasi dalam protokol kesehatan yang tepat, dapat mengurangi tingkat penularan dan menyeimbangkan sosial ekonomi, serta stabilitas nasional.
"Hari ini, saya baru melaporkan, vaksinasi sudah mencapai 500 ribu setiap hari. Itu menetapkan target kami. Sehingga kami yakin pada Mei kami bisa mencapai mungkin 750 ribu atau mungkin 1 juta sehari," ujar dia dalam Bali Investment Forum secara virtual, Jumat (26/3/2021).
Baca Juga: Luhut Pede Program Vaksinasi Bisa Tingkatkan Turis Domestik
Dia menjelaskan, apabila ini bisa terjadi, maka Anda bisa melihat hubungan antara bagaimana pemerintah mengatasi Covid-19 dan bagaimana juga melihat pertumbuhan ekonomi ke depan. "Tapi ini juga terkait dengan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia," ungkap dia.
Disisi lain, Luhut mengizinkan industri untuk beroperasi dalam protokol kesehatan yang tepat, dapat mengurangi tingkat penularan dan menyeimbangkan sosial ekonomi, serta stabilitas nasional.
Lihat Juga :