Gaet China Garap Industri Baterai, Erick Thohir Boyong Investasi Rp70 Triliun

Jum'at, 02 April 2021 - 18:44 WIB
loading...
Gaet China Garap Industri...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pertemuan delegasi Indonesia yang diwakili Menteri BUMN Erick Thohir , Menlu Retno Marsudi dan Mendag M Luthfi dengan otoritas China dan sejumlah investor di Fujian menghasilkan kabar baik. Dalam proses negosiasi kerja sama bilateral tersebut, Indonesia berhasil menggaet perusahaan China yakni China Contemporary Amperex Technology (CATL).

Kemitraan tersebut akan dilakukan bersama dengan Indonesia Battery Holding (IBH) atau Indonesia Battery Corporation (IBC) yang dinaungi oleh konsorsium BUMN seperti Mining and Industry Indonesia atau MIND ID, PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. Dalam kerja sama ini, CATL akan terlibat dalam proses produksi baterai kendaraan listrik yang tengah digenjot pemerintah. Baca Juga: Erick Thohir dan Mendag Lutfi Kunjungi China, Mau Nego Apa Nih?

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebutkan, kerja sama sudah disepakati dengan nilai investasi sebesar USD5 miliar atau sekitar Rp70 triliun (kurs Rp14.000 per USD).

"Salah satunya rapat terkait pembangunan EV Baterai antara konsorsium BUMN dengan perusahan besar CATL total investasinya kurang lebih USD5 miliar," ujar Erick dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (2/4/2021).

Pemerintah memastikan keterlibatan produsen asing itu akan mengakselerasi pembangunan industri baterai di Indonesia. Erick mengatakan, dalam proses selanjutnya, Kementerian BUMN tetap melibatkan BKPM agar memastikan proses investasi berjalan dengan baik. Baca Juga: Demokrat Minta Pimpinan DPR Segera Proses Pergantian Jhoni Allen

"Ini dipastikan bahwa kelanjutan dari pada partnership ini bisa dijalankan karena bisa mempercepat. Dan kami sebagai Kementerian BUMN cuman memastiakan bila ada kesulitan apa-apa di lapangan, itu kami bekerja sama dengan BKPM," katanya.

IBC sendiri baru saja diresmikan Kementerian BUMN pada Jumat, pekan keempat Maret 2021. Dimana, holding ini dipercayakan akan mengelola industri baterai kendaraan listrik di dalam negeri. IBC juga akan difokuskan pada rantai pasok (value chain) baterai listrik.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Rekomendasi
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Indonesia Tolak Usulan...
Indonesia Tolak Usulan Investasi Apple Rp1,58 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved