Titah Luhut: KPK Jangan Jadi Alat Politik & Kekuasaan

Selasa, 13 April 2021 - 13:09 WIB
loading...
Titah Luhut: KPK Jangan...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tidak menjadi alat politik dan tidak boleh juga menjadi alat kekuasaan."Kami minta KPK tidak jadi alat politik dan alat kekusaan bagi siapapun," ujar dia dalam acara KPK di Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Baca Juga: Punya Potensi Dikorupsi, Luhut Minta KPK Awasi 8 Proyek Pelabuhan

Dia menjelaskan bahwa KPK hanya melaksanakan tugas yang paling utama pengawasan, pencegahan dan penindakan itu kuncinya. Di mana pencegahan ini merupakan satu nama satu faktor yang sangat penting. "Jadi jangan hanya penindakan saja yang menonjol tapi pencegahan kurang. Namun pencegahan ini menurut hemat saya harus kita dorong," ungkap dia.

Luhut juga menyebut pemerintah sangat ingin KPK kuat dan harus bisa mencegah penyelewengan-penyelewengan yang tidak perlu dilakukan sampai pada penindakan.

Baca Juga: Amburadul! Data Penerima Bansos Banyak yang Fiktif

"Mari kita buat semuanya harus kuat tidak boleh ragu-ragu dan tidak boleh KPK dikatakan lemah. KPK harus kuat tapi kuat semua terukur jangan KPK menjadi alat siapapun dan jangan KPK itu dikontrol siapapun KPK harus dikontrol oleh KPK dan untuk kepentingan Republik tercinta," tandas Luhut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Prabowo dan Luhut Bertemu...
Prabowo dan Luhut Bertemu Empat Mata di Istana, Ini yang Dibahas
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Rekomendasi
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved