Utang Capai Rp5.192,56 T, Menkeu Bakal Genjot Pendapatan Negara

Minggu, 19 April 2020 - 15:55 WIB
loading...
Utang Capai Rp5.192,56...
Kementerian Keuangan akan menggenjot pendapatan negara guna mengimbangi peningkatan jumlah utang pemerintah yang rasionya telah mencapai 32,12% dari PDB. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat total utang pemerintah per Maret 2020 mencapai Rp5.192,56 triliun. Utang ini bertambah lebih dari Rp400 triliun dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp4.779,28 triliun.

Dengan perkembangan ini, rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto bahkan mencapai 32,12%. Menanggapi hal ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan akan terus menjalankan strategi pengelolaan pembiayaan utang secara hati-hati dan terjaga.

"Ke depan, postur pembiayaan akan berubah seiring dengan menggenjot pendapatan yang tertekan dan belanja yang tumbuh," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Minggu (19/4/2020).

Dia menjelaskan, pada tahun ini realisasi pembiayaan utang hingga akhir Maret mencapai Rp76,48 triliun, turun 57,17%. Secada rinci realisasi ini berasal dari SBN sebesar Rp83,9 triliun dan realisasi pinjaman sebesar negatif Rp7,42 triliun.

"Realisasi pembiayaan APBN melalui utang hingga Maret 2020 juga mengalami penurunan sebesar 57,17% jika dibandingkan realisasi pada periode tahun sebelumnya. Penurunan tersebut juga didorong oleh adanya tekanan di pasar keuangan pada bulan Maret," katanya.

Sebagai informasi, utang pemerintah masih didominasi dalam bentuk surat berharga negara yang mencapai Rp4.292,73 triliun atau 82,67% dari total utang pemerintah. Ini terdiri dari SBN domestik Rp3.036,96 triliun dan SBN valas Rp1.255,77 triliun. Adapun SBN domestik berupa surat utang negara mencapai Rp2.520 triliun dan surat Rp516,96 triliun. Kemudian SBN valas berupa SUN tercatat sebesar Rp1.006,99 triliun dan SBSN Rp248,78 triliun.

Sementara itu, sebanyak Rp899,83 triliun atau 17,33% dari total utang pemerintah dalam bentuk pinjaman. Secara lebih rinci, pinjaman dalam negeri sebesar Rp10,23 triliun dan pinjaman luar negeri Rp889,6 triliun.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Tepat Kaitkan Utang...
Tak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG, Pakar: Cara Berpikir Fiskal Terlalu Dangkal
Utang Pemerintah Tembus...
Utang Pemerintah Tembus Rp9.920 Triliun, Purbaya: Kita Paling Hati-hati di Dunia
Rupiah Keok di Rp17.181...
Rupiah Keok di Rp17.181 per Dolar AS, Pengamat Soroti Utang Jatuh Tempo Pemerintah Rp833,96 Triliun
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Terus, per Februari 2026 Sentuh Rp7.481 Triliun
Robert Marbun Jabat...
Robert Marbun Jabat Sekjen Baru Kemenkeu, Purbaya Sebut Penyegaran
Serukan Efisiensi APBN,...
Serukan Efisiensi APBN, Pemerintah Tak Utak-Atik Anggaran MBG
Desain Cetak Biru RAPBN...
Desain Cetak Biru RAPBN 2027, Prabowo Patok Kurs Rupiah Rp16.800–Rp17.500 per Dolar AS
Tere Liye: Suara Lugas...
Tere Liye: Suara Lugas di Tengah Normalisasi Utang Pemerintah
KPK, Itjen Kemenkeu,...
KPK, Itjen Kemenkeu, dan Ditjen Bea Cukai Petakan Pos Rawan Korupsi
Rekomendasi
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved