Stop Urbanisasi, Bangkitkan Ekonomi Desa

Senin, 26 April 2021 - 05:39 WIB
loading...
Stop Urbanisasi, Bangkitkan...
Tren urbanisasi di masa pendemi kini berbalik menjadi ruralisasi. FOTO/DOK SINDO
A A A
JAKARTA - Krisis ekonomi yang dipicu pandemi Covid-19 membuat banyak penduduk kota terpaksa harus kembali desa. Kedatangan para pekerja yang mayoritas berusia produktif ini perlu dioptimalkan karena bisa menjadi energi baru membangun perekonomian berbasis desa.

Pandemi yang melanda Indonesia dalam 14 bulan terakhir telah menciptakan ledakan pengangguran, bahkan kemiskinan baru. Banyak pekerja menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) .

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Januari 2021, dari 29,12 juta penduduk usia kerja, 2,56 juta di antaranya telah kehilangan pekerjaan. Pengangguran terbesar terjadi di wilayah perkotaan.

Penduduk kota yang melakukan ruralisasi atau kembali ke desa sebagian memilih bekerja di sektor pertanian. BPS mencatat, di masa pandemi tenaga kerja di sektor pertanian naik signifikan, dari 36,71 juta (27,53% dari total angkatan kerja) pada Agustus 2019 menjadi 41,13 juta orang (29,76% dari total angkatan kerja) pada Agustus 2020.

Baca juga: Pandemi COVID-19, Jokowi Sebut Tren Urbanisasi Bakal Berubah Jadi Ruralisasi

Sektor pertanian di perdesaan menjadi tumpuan para pekerja untuk bertahan di masa sulit. Ada pertimbangan kuat untuk pulang ke kampung halaman, yakni desa memiliki potensi untuk keberlanjutan hidup lebih tinggi ketimbang kota.

Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Perdesaan (PSP3) IPB Sofyan Sjaf mengatakan, fenomena ruralisasi sebagai dampak pandemi harus direspons secara positif. Artinya, dengan kembalinya tenaga kerja ke desa itu membuka kesempatan untuk membangun perekonomian dari desa. Momentum pandemi dinilai memiliki sisi positif, terutama untuk menunjukkan potensi dan kekuatan yang selama ini dimiliki desa.

“Sisi positif dari pandemi Covid-19 mengingatkan kita bahwa tumpuan masa depan bangsa kita sebenarnya ada di desa, sumber daya alam ada di desa, sumber daya manusia itu ada di desa,” ujarnya.

Baca juga: Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi

Sofyan menyebut secara territorial, satu-satunya yang bisa menjanjikan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) untuk membangun ekonomi hanya desa. Hal ini tak berlebihan sebaba di kota sudah tidak ada ruang untuk itu karena penggunaan lahan untuk perumahan sangat besar, sedangkan lahan kosong digunakan untuk ruang publik. Atas alasan itu dia mendorong paradigma saatnya pembangunan diubah menjadi back to rural atau kembali ke perdesaan.

“Mengapa? Karena ruang produksi di kota sudah tidak ada sama sekali. Kondisi sebaliknya di desa, masih banyak ruang produksi untuk bisa ditanami pangan. Soal lahan itu tinggal dikonsolidaskan, pasti bisa,” papar doktor bidang sosiologi perdesaan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenaikan Harga Gas Industri...
Kenaikan Harga Gas Industri Picu Gelombang PHK, Mensesneg: Satu-Dua Hari Akan Ambil Keputusan
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Rekomendasi
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Berita Terkini
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved