Modal Awal Jadi Negara Maju, Indonesia Butuh Investasi Setara 92% dari Utang

Kamis, 29 April 2021 - 14:21 WIB
loading...
Modal Awal Jadi Negara...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) menargetkan pada 2022 pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 5,4% hingga 6%. Target itu tertuang di dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022.

Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyebut untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut, maka Indonesia membutuhkan nilai investasi sebesar Rp5.891,5 triliun-Rp5.931,8 triliun.Jumlah itu setara 91,4% hingga 92,03% dari jumlah utang yang mencapai Rp6.445,07 triliun.

Baca juga:Sri Mulyani Gemas, Banyak Dana APDB yang Nganggur di Bank

"Untuk dapat mencapai pertumbuhan ekonomi setinggi itu dibutuhkan investasi sebesar Rp5.891,5 triliun," ujar dia dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat secara virtual, Kamis (29/4/2021).

Dia mengatakan, investasi tersebut dapat berasal dari investasi pemerintah dan non-pemerintah, namun dengan porsi terbesar tetap dari swasta yang mencapai 83%.

Dari paparannya, target investasi pemerintah sebesar Rp497 triliun, badan usaha milik negara (BUMN) senilai Rp 577 triliun, dan swasta Rp4.857,7 triliun.

"Diperlukan investasi non-pemerintah termasuk BUMN dan swasta, terutama swasta untuk memicu investasi dan menggerakan sektor-sektor yang sedang idle," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved