Tangkal Black Campaign, Persepsi Positif Sawit Harus Terus Dibangun
Minggu, 09 Mei 2021 - 11:21 WIB
loading...
A
A
A
Terkumpul bantuan berupa 1.000 liter minyak goreng, 55 karung beras dan 20 dus mie instant, serta sejumlah uang tunai. Bantuan diberikan kepada Panti Asuhan Al Mukhlisin, Ciracas, Jakarta Timur; dan Panti Asuhan SOS Desa Taruna, Cibubur, Jakarta Timur.
“Kita apresiasi FJS bersama industri sawit yang terus menjalankan fungsi sosialnya. Berkontribusi terhadap sesama, harus terus dilanjutkan. Meski saat ini masih ada pandemi,” paparnya.
Selanjutnya mantan Wakil Pemimpin Redaksi Jawa Pos ini berharap kepada FJS bisa tetap solid dan berkembang. Selanjutnya FJS bisa menjadi jembatan komunikasi antara industri dengan masyarakat. “Tentunya, kita harapkan FJS bisa semakin solid dan kuat. Agar bisa terus berkembang,” tuturnya.
Sementara, Ketua FJS Sudarsono mengapresiasi dukungan dari industri sawit terhadap aksi sosial yang dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Mudah-mudahan, kegiatan mulia ini menjadi agenda rutin FJS. “Alhamdulillah, ada progress. Tahun lalu, FJS bantu satu panti asuhan. Tahun ini bisa dua panti. Tahun depan, mudah-mudahan bisa bertambah,” tuturnya.
Sumadi, selaku Ketua Pengurus Panti Asuhan SOS Desa Taruna mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Saat ini, panti yang diresmikan Presiden Soeharto pada 1984, mengasuh 120 anak yatim piatu.
Saat ini, kata Sumadi, panti asuhan SOS Desa Taruna tersebar di 10 kota besar di Indonesia. Dan, Panti SOS Desa Taruna di Cibubur, memiliki lahan seluas 3 hektare. Berdiri 12 rumah tinggal yang bisa menampung hingga 15 anak. Tiap rumah diasuh seorang ibu dan bapak asuh.
“Atas nama SOS Children's Village yang legalitas di Indonesia bernama Panti Asuhan Desa Taruna, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan ini. Kami di sini, berusaha untuk membantu anak-anak yang kehilangan orang tuanya. Sekali lagi terima kasih,” papar Sumadi.
“Kita apresiasi FJS bersama industri sawit yang terus menjalankan fungsi sosialnya. Berkontribusi terhadap sesama, harus terus dilanjutkan. Meski saat ini masih ada pandemi,” paparnya.
Selanjutnya mantan Wakil Pemimpin Redaksi Jawa Pos ini berharap kepada FJS bisa tetap solid dan berkembang. Selanjutnya FJS bisa menjadi jembatan komunikasi antara industri dengan masyarakat. “Tentunya, kita harapkan FJS bisa semakin solid dan kuat. Agar bisa terus berkembang,” tuturnya.
Sementara, Ketua FJS Sudarsono mengapresiasi dukungan dari industri sawit terhadap aksi sosial yang dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Mudah-mudahan, kegiatan mulia ini menjadi agenda rutin FJS. “Alhamdulillah, ada progress. Tahun lalu, FJS bantu satu panti asuhan. Tahun ini bisa dua panti. Tahun depan, mudah-mudahan bisa bertambah,” tuturnya.
Sumadi, selaku Ketua Pengurus Panti Asuhan SOS Desa Taruna mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Saat ini, panti yang diresmikan Presiden Soeharto pada 1984, mengasuh 120 anak yatim piatu.
Saat ini, kata Sumadi, panti asuhan SOS Desa Taruna tersebar di 10 kota besar di Indonesia. Dan, Panti SOS Desa Taruna di Cibubur, memiliki lahan seluas 3 hektare. Berdiri 12 rumah tinggal yang bisa menampung hingga 15 anak. Tiap rumah diasuh seorang ibu dan bapak asuh.
“Atas nama SOS Children's Village yang legalitas di Indonesia bernama Panti Asuhan Desa Taruna, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan ini. Kami di sini, berusaha untuk membantu anak-anak yang kehilangan orang tuanya. Sekali lagi terima kasih,” papar Sumadi.
(dar)
Lihat Juga :