Bandel! Ada 1,5 Juta Orang Lebih Meninggalkan Jabodetabek Buat Mudik

Kamis, 13 Mei 2021 - 21:34 WIB
loading...
Bandel! Ada 1,5 Juta...
Tercatat ada 1,5 juta orang sudah meninggalkan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) saat pemberlakuan larangan mudik Lebaran Idul Fitri 2021. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Tercatat ada 1,5 juta orang sudah meninggalkan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) saat pemberlakuan larangan mudik Lebaran Idul Fitri 2021. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) , pergerakan masa tersebut menuju ke sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.

Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati menyebut, daerah-daerah yang dituju para pemudik diantaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera. Data tersebut berdasarkan hasil pantauan dari pos monitoring di sejumlah titik.

"Dari pos monitoring, lebih dari 1,5 juta orang keluar dari Jabodetabek menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan menuju Sumatera via Lampung. Khususnya perjalanan darat dan penyeberangan," ujar Adita dalam konferensi pers virtual, Kamis (13/5/2021).

Baca Juga: Kapolri Minta Maaf kepada Masyarakat Soal Larangan Mudik Lebaran

Meski begitu, jumlah mobilisasi tersebut tercatat menurun jika dibandingkan dengan periode pengetatan mudik yang berlaku sejak 22 April hingga 5 Mei 2021. Dimana, indikator tersebut dilihat dari penggunaan transportasi umum. Berbeda dengan pengetatan, masa peniadaan mudik berlaku sejak 6 Mei-17 Mei tahun ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Kemenhub Minta Swasta...
Kemenhub Minta Swasta Ikut Terapkan WFA demi Urai Arus Balik Lebaran
50.342 Kendaraan dari...
50.342 Kendaraan dari Arah Trans Jawa Kembali ke Jakarta
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Rekomendasi
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved