Kantong Jebol Saat Lebaran? Kenali Penyebabnya

Jum'at, 14 Mei 2021 - 08:14 WIB
loading...
Kantong Jebol Saat Lebaran?...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lebaran menjadi momen yang sangat ditunggu oleh umat muslim. Namun, pada saat itu pulalah bisa membuat kondisi keuangan kita boros. Pasalnya, pengeluaran untuk segala kepentingan hari raya cenderung membengkak.

Perancang Keuangan Eko Endarto mengatakan, salah satu yang bisa membuat jebolnya kondisi keuangan adalah tergiur oleh maraknya tawaran diskon murah yang kemudian tidak sadar telah membelanjakan uang yang tidak sedikit.

"Ya kan ada momen diskon murah di online shop pengganti enggak mudik, jadi masyarakat sangat tergiur dengan beragam diskon. Apalagi kalau sudah belanja tidak sadar akan pengeluaran yang telah dihabiskan," kata Eko saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (14/5/2021).

Baca juga:Simak Baik-baik, Ini Kiat Investasi Emas untuk Jangka Panjang

Nah berikut penyebab lain kondisi keuangan jebol saat Lebaran:

1. Pemikiran Lebaran yang harus punya barang baru

Momen Lebaran identik dengan barang-barang baru seperti baju baru, sepatu baru, gadget baru hingga kendaraan baru. Mindset inilah yang harus dihilangkan dari pikiran kita. Bahwa untuk kembali ke fitri tidak perlu memakai segala sesuatu yang serba-baru.

"Karena lapar mata tidak bisa menyesuaikan dengan isi dompet yang mungkin sudah direncanakan untuk kebutuhan tertentu," katanya.

2. Pemberian uang 'THR'

Memberikan uang 'tunjangan hari raya' kepada sanak-saudara memang merupakan tradisi masyarakat Indonesia. Namun bagi mereka yang memiliki uang pas-pasan, bisa membuat kondisi keuangan tertekan.

"Pemberian uang THR atau angpau juga menjadi penyebab dompet tekuras. Jadi harus ada perhitungan budget yang disesuaikan saat membagikan uang THR," bebernya.

Baca juga:Perang dengan Hamas Memanas, 120 Personel Militer AS Hengkang dari Israel

3. Harga barang pokok naik saat Lebaran

Sudah menjadi hal lumrah jika menjelang Ramadhan dan Lebaran, harga barang-barang kebutuhan pokok naik. Penyebabnya adalah tingginya permintaan di waktu yang bersamaan, sementara ketersediaan barang terbatas. Dampaknya, harga barang atau produk tersebut melonjak naik.

"Karena harga barang dan produk tersebut sudah pasti membuat Anda mengeluarkan dana lebih untuk memenuhi kebutuhan tersebut," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Euforia Pesta Belanja...
Euforia Pesta Belanja Tengah Tahun, Watsons 6.6 Mid Year Sale Makin Nyaman
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Ketidakpastian Ekonomi...
Ketidakpastian Ekonomi Dorong Pentingnya Proteksi Keuangan
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Saatnya Ubah Wishlist...
Saatnya Ubah Wishlist ke Checkout lewat Watsons 5.5 Ultimate Sale
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Tujuh Langkah Memperbaiki...
Tujuh Langkah Memperbaiki Keuangan Pesantren
5 Tips Menabung untuk...
5 Tips Menabung untuk Pernikahan agar Hemat dan Finansial Tetap Sehat
Rekomendasi
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved