China Menyalip Jerman, Rebut Sumber Impor Teratas Inggris
Sabtu, 29 Mei 2021 - 11:56 WIB
loading...
China telah menyalip Jerman untuk menjadi pasar impor tunggal terbesar Inggris untuk pertama kalinya. Produk-produk yang diimpor dari China naik 66% dari awal 2018. Foto/Dok
A
A
A
LONDON - China telah menyalip Jerman untuk menjadi pasar impor tunggal terbesar Inggris untuk pertama kalinya. Produk-produk yang diimpor dari China naik 66% dari awal 2018 menjadi USD24 miliar pada kuartal pertama tahun ini, seperti disampaikan Kantor Statistik Nasional.
Dikutip dari BBC, sementara itu impor dari Jerman tercatat lebih rendah seperempat menjadi 12,5 miliar pounds pada periode yang sama. Pergeseran ini terjadi akibat perdagangan Inggris dengan Uni Eropa terganggu oleh Brexit .
Baca Juga: Inggris dan Uni Eropa Capai Kesepakatan Brexit
Ditambah kondisi Pandemi Covid-19 mendongkrak permintaan terhadap produk asal China. Laporan Office for National Statistics (ONS) bertujuan untuk menilai dampak Brexit dan virus corona terhadap perdagangan Inggris.
Ditemukan bukti bahwa perdagangan telah mengalami gangguan pada babak baru hubungan antara Inggris dan Uni Eropa. ONS mengatakan, impor Inggris dari Jerman terus merosot sejak April 2019, di tengah ketidakpastian atas rincian keluarnya Inggris dari Uni Eropa.
Industri motor Jerman juga merasakan dampak pandemi karena produksi kendaraan dan ekspor global terpukul. Sementara itu di Inggris, permintaan mobil baru juga anjlok seiring tutupnya showroom mobil akibat lockdown.
Ekspor barang ke Irlandia, juga jatuh sangat dalam untuk menjadi yang terbesar dari lima mitra ekspor teratas setelah periode transisi perpisahan dari UE, seperti diterangkan ONS.
Dikutip dari BBC, sementara itu impor dari Jerman tercatat lebih rendah seperempat menjadi 12,5 miliar pounds pada periode yang sama. Pergeseran ini terjadi akibat perdagangan Inggris dengan Uni Eropa terganggu oleh Brexit .
Baca Juga: Inggris dan Uni Eropa Capai Kesepakatan Brexit
Ditambah kondisi Pandemi Covid-19 mendongkrak permintaan terhadap produk asal China. Laporan Office for National Statistics (ONS) bertujuan untuk menilai dampak Brexit dan virus corona terhadap perdagangan Inggris.
Ditemukan bukti bahwa perdagangan telah mengalami gangguan pada babak baru hubungan antara Inggris dan Uni Eropa. ONS mengatakan, impor Inggris dari Jerman terus merosot sejak April 2019, di tengah ketidakpastian atas rincian keluarnya Inggris dari Uni Eropa.
Industri motor Jerman juga merasakan dampak pandemi karena produksi kendaraan dan ekspor global terpukul. Sementara itu di Inggris, permintaan mobil baru juga anjlok seiring tutupnya showroom mobil akibat lockdown.
Ekspor barang ke Irlandia, juga jatuh sangat dalam untuk menjadi yang terbesar dari lima mitra ekspor teratas setelah periode transisi perpisahan dari UE, seperti diterangkan ONS.
Lihat Juga :