UKM Alas Kaki Terus Berinovasi Hadapi Dampak Pandemi

Kamis, 03 Juni 2021 - 00:03 WIB
loading...
UKM Alas Kaki Terus...
Industri alas kaki skala Usaha Kecil Menengah (UKM) terus berinovasi menghadapi badai pandemi Covid-19. Foto/Ist.
A A A
JAKARTA - Industri alas kaki di Tanah Air tetap dalam tren positif meskipun pandemi Covid-19 yang membuat beragam sector usaha terimbas belum juga berakhir. Produk-produk lokal mulai berinovasi agar bisa bertahan dengan mengandalkan kualitas untuk menjaga kesetiaan pelanggan. Tak hanya itu, agar tak gulung tikar, industri alas kaki, khususnya yang masuk dalam kategori Usaha Kecil Menengah (UKM) mulai memanfaatkan e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia untuk mendongkrak penjualan.

Jika sebelum pandemi melanda, UKM alas kaki memenuhi pesanan dari merek lain, kini para pelaku UKM mulai pengembangkan merek sendiri. ’’Sebelumnya memproduksi pesanan dengan merk lain. Sekarang kami kembangkan dengan merek sendiri,” kata CEO Modeiko Taufiq Bakhtiar dalamketerangan tertulisnya Rabu (2/6/20210).

(Baca Juga : Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM )

Pangsa pasar alas kaki di Indonesia dinilai masih sangat besar. Denga preferensi konsumen yang lebih memilih produk alas kaki kulit dan suede yang tak memerlukan perawatan yang rumit. Menurut Taufiq, dengan melakukan inovasi dan pengembangan produk yang disesuaikan dengan tren masa kini, pihaknya memproduksi berbagai alas kaki untuk laki-laki dan perempuan yang bisa dipadukan dalam berbagai penampilan dan kegiatan.

’’Kami tak berhenti pada jenis atau model yang saat ini sudah tersedia. Tetapi terus melakukan inovasi produk alas kaki dengan pilihan model lainnya. Dalam waktu dekat, kami akan mengeluarkan koleksi sandal untuk pria dewasa dan sandal gunung,’’ujarnya.
Industri alas skala UKM menjadi salah satu industri yang mampu bertahan di tengah pandemi saat ini. Catatan Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) menyebutkan, industri alas kaki di Tanah Air terbagi menejadi tiga layer.

(Baca Juga : Pemkab Pinrang Dorong Pelaku UMKM Melek Digital )

Pada layer pertama diisi oleh pabrik merek besar yang orientasinya 100% ekspor. Sedangkan layer kedua diisi oleh perusahaan yang produksinya untuk domestik dan sebagian ekspor. Sedangkan pada layer ketiga merupakan industri alas kaki skala UKM.
Untuk skala UKM, lebih diuntungkan karena saat ini pemerintah memberikan bantuan dengan mendorong UKM masuk dalam ekosistem digital. Ditagetkan sektor usaha UKM bisa memberikan kontribusi perbaikan struktur ekonomi nasional.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
ICEx Resmi Integrasikan...
ICEx Resmi Integrasikan OSL Indonesia ke Ekosistem Digital
Telkom dan PGN Kembangkan...
Telkom dan PGN Kembangkan Ekosistem Digital Terintegrasi Berbasis Energi Bersih
Ekosistem Digital Dorong...
Ekosistem Digital Dorong Kreator Lokal Tembus Pasar Global
IndoCart Dorong Ekosistem...
IndoCart Dorong Ekosistem 3D Printing di Usia 23 Tahun
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Rekomendasi
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD, SMP, dan SMA/SMK 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Celine Evangelista Akui...
Celine Evangelista Akui Sudah Menikah Lagi, Ini Alasannya Tak Umumkan ke Publik
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Infografis
4 Kejutan Pakistan Saat...
4 Kejutan Pakistan Saat Hadapi Serangan Militer India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved