YLKI Tolak GeNose Jadi Syarat Perjalanan, Kembalikan ke Standar Baku
Kamis, 24 Juni 2021 - 10:53 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, masyarakat tidak perlu takut. Alat pengambil swab atau dakron produk Cov-test lembut, sehingga nyaman saat digunakan.
Faktor kedua karena alat. Kadek menjelaskan, ketidakakuratan hasil swab test bisa disebabkan oleh kualitas alat yang tidak sesuai standar. Alat antigen bisa rusak jika tidak disimpan dalam suhu yang dianjurkan yaitu 4-30 derajat Celcius, swab kit yang digunakan terbuat dari bahan yang tidak sesuai, tidak menyerap spesimen, keras, dan tidak steril, atau diproduksi dan dikemas dengan tidak steril/higienis.
(Baca juga:63 Stasiun KAI di Jawa dan Sumatera Sediakan Tes GeNose Seharga Rp30 Ribu)
Ni Kadek memastikan produk cov-test telah dilengkapi izin edar, dan hasil uji validasinya telah memenuhi standar uji dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan WHO, memiliki sertifikasi ISO 9001, 13485, dan CE-sertifikasi.
Cov-test juga diproduksi oleh perusaahan ternama yaitu perusahaan invitrodiagnostic yang memiliki standar sterilisasi yang tinggi. Selain itu, produk Cov-test disimpan di suhu yang sesuai anjuran yaitu 4-30 derajat celcius.
Dikatakan, terungkapnya kasus alat antigen ilegal atau daur ulang di Bandara Kualanamu beberapa waktu lalu, harus menjadi pelajaran penting bagi pihak rumah sakit, klinik, dan masyarakat umum. “Kualitas produk harus menjadi pertimbangan utama. Akibatnya akan fatal jika konsumen ceroboh,” katanya.
Faktor kedua karena alat. Kadek menjelaskan, ketidakakuratan hasil swab test bisa disebabkan oleh kualitas alat yang tidak sesuai standar. Alat antigen bisa rusak jika tidak disimpan dalam suhu yang dianjurkan yaitu 4-30 derajat Celcius, swab kit yang digunakan terbuat dari bahan yang tidak sesuai, tidak menyerap spesimen, keras, dan tidak steril, atau diproduksi dan dikemas dengan tidak steril/higienis.
(Baca juga:63 Stasiun KAI di Jawa dan Sumatera Sediakan Tes GeNose Seharga Rp30 Ribu)
Ni Kadek memastikan produk cov-test telah dilengkapi izin edar, dan hasil uji validasinya telah memenuhi standar uji dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan WHO, memiliki sertifikasi ISO 9001, 13485, dan CE-sertifikasi.
Cov-test juga diproduksi oleh perusaahan ternama yaitu perusahaan invitrodiagnostic yang memiliki standar sterilisasi yang tinggi. Selain itu, produk Cov-test disimpan di suhu yang sesuai anjuran yaitu 4-30 derajat celcius.
Dikatakan, terungkapnya kasus alat antigen ilegal atau daur ulang di Bandara Kualanamu beberapa waktu lalu, harus menjadi pelajaran penting bagi pihak rumah sakit, klinik, dan masyarakat umum. “Kualitas produk harus menjadi pertimbangan utama. Akibatnya akan fatal jika konsumen ceroboh,” katanya.
(dar)
Lihat Juga :