Vaksinasi 1 Juta Penduduk Per Hari Melibatkan TNI/Polri Bikin Pemerintah Fokus

Rabu, 30 Juni 2021 - 09:57 WIB
loading...
Vaksinasi 1 Juta Penduduk...
Ekonom menyambut baik program vaksinasi 1 juta penduduk per hari. Dimana Program ini melibatkan 400 ribu personel TNI dan Polri. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ekonom Center of Reform on Economics Indonesia (Core), Yusuf Rendy Manilet menyambut baik program vaksinasi 1 juta penduduk per hari. Dimana Program ini melibatkan 400 ribu personel TNI dan Polri yang direncanakan akan mulai diterapkan pada awal Juli tahun 2021.

“Saya sepakat, artinya vaksinasi ini kan merupakan salah satu cara dari sisi pendekat kesehatan untuk memutuskan mata rantai atau setidaknya mengurangi kasus penyebaran Covid-19 yang kita lihat mengalami peningkatan usai libur lebaran,” ujar Yusuf.

Baca Juga: 1 Juta Vaksinasi Terlampaui, Jokowi Ingin Tambah Jadi 2 Juta per Hari

Menurut Yusuf bahwa keterlibatan TNI/Polri juga mampu membantu pemerintah fokus dalam penanganan vaksinasi. Pasalnya, selama ini tenaga kesehatan di Indonesia harus terbagi atau bahkan pecah konsentrasinya karena penanganan pandemi sekaligus proses vaksinisasi sendiri.

“Sehingga dengan adanya bantuan dari TNI/Polri ini tentunya diharapkan proses vaksinisasi bisa cepat tersalurkan hingga ke berbagai pelosok daerah,” katanya.

Selanjutnya, Yusuf juga menyampaikan bahwa pendekatan menggunakan bantuan TNI/Polri ini tidak hanya berhenti pada program vaksinasi aja, namun juga perlu diperkuat dalam 3T (Tracing, Testing, Treatment).

“Pendekatan TNI/Polri ini juga bisa dilakukan dalam pelaksanaan 3T dan isolasi. Sehingga masyarakat dapat lebih disiplin terhadap prokes dan bantuan dari pihak Polisi dan TNI saya kira akan menjadi bantuan yang cukup bagus gitu dalam upaya memutus mata rantai virus Covid-19.” tutupnya.

Pemerintah terus berupaya mengakselerasi vaksinasi Covid-19 agar segera tercapai kekebalan komunal atau herd immunity dalam menghadapi pandemi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan vaksinasi harian sebanyak satu juta dosis.

"Pemerintah akan meningkatkan awal Juli menjadi 1 juta dosis per hari dengan melibatkan TNI/Polri sebanyak 400 ribu personel," kata Menko Perekonomian ini, pada Jumat (25/6).

Merujuk pada data vaksinasi Covid-19 per 27 Juni 2021, terdapat 27.115.763 warga Indonesia yang sudah mendapat suntikan dosis pertama. Sedangkan, sebanyak 13.109.031 sudah menerima dosis kedua vaksin Covid-19.

Baca Juga: Wabah Corona: WHO Tolak Mentah-mentah Gagasan Herd Imunity

Menanggapi hal tersebut, Epidemiologi FKM Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono menyebut upaya vaksinasi ini harus segera dilakukan untuk menciptakan kekebalan setiap masyarakat.

“Vaksinasi ini harus segera dipercepat agar masyarakat memiliki kekebalan terhadap virus Covid-19. Meskipun kita belum tahu varian delta atau B1.617.2 yang sudah banyak ditemukan di beberapa wilayah ini apakah masih mampu direndam efeknya dari vaksin yang kita miliki saat ini,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan implementasi penguatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro berjalan dengan baik. Pasalnya kecepatan virus corona varian delta diyakini lebih cepat menular dibandingkan sebelumnya.

“PPKM mikro ini implementasinya harus ditegakkan dengan betul, karena mobilitas yang tinggi di kota-kota besar dikhawatirkan akan meningkatkan laju penyebaran Covid-19,” ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Akselerasi Herd...
Dukung Akselerasi Herd Immunity, PKT Gelar Vaksinasi Tahap Dua bagi Anak
Wapres Maruf Amin: Beragam...
Wapres Ma'ruf Amin: Beragam Sentra Vaksinasi Percepat Herd Immunity
Habiskan Stok Vaksin...
Habiskan Stok Vaksin Tahun Ini, Pemerintah Libatkan TNI dan Polri
Yeay! Ada Diskon Belanja...
Yeay! Ada Diskon Belanja Online untuk yang Sudah Divaksin
Vaksin Ribuan Pekerja,...
Vaksin Ribuan Pekerja, Tatalogam Group: Kesehatan Karyawan Menjadi Modal Penting
Gelar Vaksinasi Gratis,...
Gelar Vaksinasi Gratis, Kadin Target 10 Ribu Penerima
1 Juta Dosis Vaksin...
1 Juta Dosis Vaksin PMK Bantuan Australia Tiba di Indonesia
Kasus Covid-19 di Aceh...
Kasus Covid-19 di Aceh Nihil, BIN Tetap Akselerasi Vaksinasi di 20 Wilayah
Gencarkan Vaksinasi...
Gencarkan Vaksinasi Jelang Lebaran, Sehari Binda Aceh Vaksin 8.444 Orang
Rekomendasi
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Pemerintah Bocorkan...
Pemerintah Bocorkan Soal Potensi Harga BBM Naik per 1 Juli Nanti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved