Hitachi Bertransformasi Menuju Masa Depan Energi Berkelanjutan

Jum'at, 02 Juli 2021 - 22:55 WIB
loading...
Hitachi Bertransformasi...
Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pada tahun 2030, ekonomi dunia diperkirakan meningkat sebesar 40%, tetapi mengonsumsi energi 7% lebih rendah agar dapat meraih hasil emisi nol bersih di tahun 2050. Pada saat itu, sektor energi akan didominasi oleh energi terbarukan dan listrik yang berkontribusi hampir 50% pada total konsumsi energi global.

Angka ini lebih tinggi sekitar 20% dibandingkan saat ini. Transisi energi yang seimbang dan berkelanjutan merupakan inti dari tantangan global ini, dan listrik akan menjadi tulang punggung seluruh sistem energi.

Sejalan dengan itu, Hitachi ABB Power Grids berubah menjadi Hitachi Energy mulai Oktober 2021. Keputusan perubahan nama ini telah mendapatkan izin dari dewan direksi dan pemegang saham, serta bertepatan dengan hari jadi pertama bisnis ini sejak mulai beroperasi pada 1 Juli 2020.

Hitachi ABB Power Grids menjadikan keberlanjutan sebagai inti tujuannya: mendukung kebaikan demi masa depan energi yang berkelanjutan. Transisi menuju nama Hitachi Energy mencerminkan perkembangan yang sangat cepat dalam ranah energi dan peluang dalam menciptakan nilai untuk ekonomi, lingkungan, dan sosial. Dengan Hitachi memungkinkan bisnis ini memosisikan teknologi inovatif dan digitalnya untuk melayani pelanggan lama dan calon pelanggan.

Baca juga:Pesawat Kargo Transair Boeing 737 Jatuh di Laut Hawaii

Perpaduan antara solusi dan layanan digital yang canggih, seperti Hitachi Lumada, dengan platform energi yang dirancang menggunakan keahlian dan pengalaman domain yang unik memungkinkan bisnis ini melayani pelanggan dan mitra. Juga upaya bersama menciptakan solusi global untuk mengatasi tantangan demi masa depan netral karbon yang inklusif dan seimbang.

"Seiring perubahan iklim dan bencana alam yang terus meningkat, muncul kebutuhan untuk mengatasi tiga masalah sosial di dunia: lingkungan, ketahanan, serta keamanan dan keselamatan. Hitachi dan Hitachi Energy akan berkontribusi dalam mengatasi masalah sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mewujudkan inovasi sosial dalam bidang energi bersama pelanggan dan mitra," ujar Kepala Eksekutif dan CEO Hitachi Toshiaki Higashihara, dalam keterangan resminya, Jumat (2/7/2021).

Baca juga:Ivermectin Obat Keras, BPOM Ingatkan Masyarakat agar Tidak Sembarangan

Presiden dan COO Hitachi Keiji Kojima menambahkan, dalam mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan, pemanfaatan teknologi digital harus ada di semua bidang. Dalam bidang energi, jaringan listrik diperkirakan akan menjadi pusat inovasi karena hubungannya yang erat dengan teknologi digital.

"Dan saya yakin bahwa Hitachi Energy akan menjadi yang terdepan dalam inovasi ini. Hitachi akan memadukan teknologi digital seperti Lumada dengan teknologi energi yang canggih dari Hitachi Energy untuk menyediakan solusi energi yang inovatif guna menciptakan nilai sosial, lingkungan, dan ekonomi," jelasnya.

CEO Hitachi ABB Power Grids Claudio Facchin menambahkan Hitachi Energy akan memperluas komitmen untuk menciptakan nilai lebih lanjut bagi pelanggan, karyawan, dan masyarakat. Serta mendukung kebaikan demi masa depan energi yang berkelanjutan, dengan teknologi inovatif dan digital, sebagai mitra pilihan dalam menciptakan sistem energi yang lebih kuat, lebih cerdas, dan lebih ramah lingkungan.

Hitachi ABB Power Grids akan mengubah namanya menjadi Hitachi Energy mulai Oktober. Bersamaan dengan itu, merek perusahaan juga akan berubah menjadi merek Hitachi dan digunakan untuk komunikasi eksternal dan internal. Bisnis ini telah terdaftar sebagai Hitachi Energy Ltd pada 30 Juni 2021 dan sedang menjalani proses resmi untuk perubahan nama entitas di setiap negara saat Hitachi beroperasi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Studi IESR: Potensi...
Studi IESR: Potensi Pengembangan EBT Layak Finansial Capai 333 GW
Kanada Siap Berinvestasi...
Kanada Siap Berinvestasi Dukung Transisi Energi Indonesia
TBS Energi Tuntaskan...
TBS Energi Tuntaskan Pembiayaan PLTS Terapung di Batam
ABB Berkomitmen Dukung...
ABB Berkomitmen Dukung Target Net Zero dan Transisi Energi Indonesia
Perdana, PLN IP Uji...
Perdana, PLN IP Uji Coba Bahan Bakar Amonia Hijau di PLTU Labuan
Ajak Masyarakat Tingkatkan...
Ajak Masyarakat Tingkatkan Transisi Energi Berkeadilan Dimulai dari Ramadan
PLN Butuh Investasi...
PLN Butuh Investasi Rp3.774 Triliun untuk Bangun Jaringan Transmisi Kota
Menko Perekonomian Bertemu...
Menko Perekonomian Bertemu CEO Masdar Perkuat Kerja Sama Investasi Energi Terbarukan
Indonesia dan PEA Perkuat...
Indonesia dan PEA Perkuat Kolaborasi Energi Bersih dan Digitalisasi Industri
Rekomendasi
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Indonesia U-17 vs Korea Selatan U-17: Pembuktian Garuda Muda di Piala Asia
4 Negara Islam yang...
4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
Berita Terkini
Atur Waktu Balik Jakarta,...
Atur Waktu Balik Jakarta, Diskon 20% Tarif Tol Kalikangkung-Cikampek Sampai 10 April 2025
11 menit yang lalu
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
1 jam yang lalu
Perkuat Branding lewat...
Perkuat Branding lewat Kemasan, Custoom.in Bantu UMKM Naik Kelas
1 jam yang lalu
Industri Tekstil: Harus...
Industri Tekstil: Harus Pintar-pintar Menyikapi Tarif Impor AS
2 jam yang lalu
Wajib Tahu, Ini Cara...
Wajib Tahu, Ini Cara Hitung dan Bayar Pajak Kendaraan di Jakarta
4 jam yang lalu
Menilik Alasan di Balik...
Menilik Alasan di Balik Trump Terapkan Tarif Impor 32% ke Indonesia
4 jam yang lalu
Infografis
3 Fakta Ukraina Tak...
3 Fakta Ukraina Tak Memiliki Masa Depan dalam Konflik Lawan Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved