Mantan Menteri Siswono Yudo Husodo Dukung Vaksinasi Gotong Royong Individu
Minggu, 11 Juli 2021 - 21:36 WIB
loading...
Siswono Yudo Husodo. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Tokoh masyarakat juga Mantan Menteri Transmigrasi Siswono Yudo Husodo mengapresiasi langkah vaksinasi gotong royong individu guna mempercepat program vaksinasi kepada masyarakat. Pasalnya saat ini banyak masyarakat yang ingin segera divaksin tapi belum dapat jatah vaksin program pemerintah atau takut mendatangi kerumunan saat vaksinasi. "Jadi pilihannya nggak apa-apa bayar asalkan bisa segera vaksin dan nyaman," kata dia.
Baca Juga: Yuk Ikutan, Mulai Besok Klinik Kimia Farma Buka Vaksinasi Sinopharm
Sebagai informasi, program mandiri vaksin gotong royong tersebut dapat diakses oleh orang-orang yang tidak masuk program prioritas dan mereka yang memiliki kemampuan untuk membayar secara mandiri, sehingga pada gilirannya proses herd immunity dapat lebih cepat tercapai. Perluasan program vaksinasi gotong royong ini untuk percepatan herd humanity.
Program vaksinasi berbayar tersebut kesempatan kepada golongan masyarakat mampu untuk membantu pemerintah yang sudah bekerja keras, berusaha menanggulangi masalah Covid-19. Adapun vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi tersebut adalah Sinopharm. Berbeda dengan vaksin yang digunakan untuk program vaksin gratis pemerintah seoerti Sinovac, Astra Zeneca ataupun Pfizer.
Dalam pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Individu secara resmi digelar pada Senin, 12 Juli 2021, Kimia Farma menyediakan 8 klinik di 6 kota di Jawa dan Bali.
Kedelapan klinik tersebut adalah:
1. Jakarta, Klinik KF Senen, kapasitas 200 orang per hari.
2. Jakarta, Klinik KF Pulogadung, kapasitas 200 orang per hari.
3. Jakarta, Klinik KF Blok M, kapasitas 100-200 orang per hari.
4. Bandung, Klinik KF Supratman (Drive Thru), kapasitas 200 orang per hari.
5. Semarang, Klinik KF Citarum, kapasitas 100 orang per hari.
6. Solo, Klinik KF Sukoharjo, kapasitas 500 orang per hari.
7. Surabaya, Klinik KF Sedati, kapasitas 200 orang per hari.
8. Bali, Klinik KF Batubulan, kapasitas 100 orang per hari Total kapasitas pelayanan VGR individu dari 8 klinik ini sebanyak 1.700 peserta per hari.
Baca Juga: Yuk Ikutan, Mulai Besok Klinik Kimia Farma Buka Vaksinasi Sinopharm
Sebagai informasi, program mandiri vaksin gotong royong tersebut dapat diakses oleh orang-orang yang tidak masuk program prioritas dan mereka yang memiliki kemampuan untuk membayar secara mandiri, sehingga pada gilirannya proses herd immunity dapat lebih cepat tercapai. Perluasan program vaksinasi gotong royong ini untuk percepatan herd humanity.
Program vaksinasi berbayar tersebut kesempatan kepada golongan masyarakat mampu untuk membantu pemerintah yang sudah bekerja keras, berusaha menanggulangi masalah Covid-19. Adapun vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi tersebut adalah Sinopharm. Berbeda dengan vaksin yang digunakan untuk program vaksin gratis pemerintah seoerti Sinovac, Astra Zeneca ataupun Pfizer.
Dalam pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Individu secara resmi digelar pada Senin, 12 Juli 2021, Kimia Farma menyediakan 8 klinik di 6 kota di Jawa dan Bali.
Kedelapan klinik tersebut adalah:
1. Jakarta, Klinik KF Senen, kapasitas 200 orang per hari.
2. Jakarta, Klinik KF Pulogadung, kapasitas 200 orang per hari.
3. Jakarta, Klinik KF Blok M, kapasitas 100-200 orang per hari.
4. Bandung, Klinik KF Supratman (Drive Thru), kapasitas 200 orang per hari.
5. Semarang, Klinik KF Citarum, kapasitas 100 orang per hari.
6. Solo, Klinik KF Sukoharjo, kapasitas 500 orang per hari.
7. Surabaya, Klinik KF Sedati, kapasitas 200 orang per hari.
8. Bali, Klinik KF Batubulan, kapasitas 100 orang per hari Total kapasitas pelayanan VGR individu dari 8 klinik ini sebanyak 1.700 peserta per hari.
Lihat Juga :