Tambah Ribuan Dokter dan Tenaga Perawat, Anggaran Insentif Nakes Bertambah Rp1,08 T

Rabu, 21 Juli 2021 - 07:34 WIB
loading...
Tambah Ribuan Dokter...
Pemerintah menambah alokasi anggaran insentif tenaga kesehatan (nakes) sebesar Rp 1,08 triliun, menjadi sebesar Rp18,4 triliun. Dimana Pemerintah akan merekrut 3.000 dokter baru dan 20.000 tenaga perawatan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah menambah alokasi anggaran insentif tenaga kesehatan (nakes) sebesar Rp 1,08 triliun, menjadi sebesar Rp18,4 triliun. Dimana Pemerintah akan merekrut 3.000 dokter baru dan 20.000 tenaga perawatan, baik pusat dan daerah.

Jadi Pemerintah memutuskan untuk menambah anggaran kesehatan dalam program penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PC-PEN), dari Rp 193,93 triliun menjadi Rp 214,95 triliun.

Baca Juga: Anggaran Kesehatan Berlipat Ganda, Sri Mulyani Beberkan Buat Apa Saja

Untuk penyediaan obat covid 19 juga mendapat anggaran lebih sebesar Rp0,4 Triliun, dari Rp0,77 Triliun menjadi Rp1,17 Triliun. Jumlah tersebut untuk pengadaan 2 juta paket obat untuk masyarakat yang melakukan isolasi mandiri.

Pembangunan Rumah Sakit darurat untuk penderita Covid 19 juga mendapatkan tambahan alokasi anggaran sebesar Rp2,75 Triliun. Pembangunan dilakukan di Asrama Haji Pondok Gede, Wisma Haji Surabaya, Wisma Haji Boyolali, asrama mahasiswa di Bandung, dan Asrama/rusun di Yogyakarta yang sedang dalam proses.

Baca Juga: Seribu Lebih Nakes Gugur di Tengah Pandemi

Klaim perawatan pasien dalam hal ini mendapat alokasi anggaran yang terbesar berjumlah Rp25,87 Triliun. Dari Rp 40 Triliun menjadi Rp65,9 Triliun. Jumlah tersebut termasuk untuk tagihan klaim 2020 dan memperhatikan perkiraan pasien hingga akhir tahun 2021.

Alokasi anggaran tersebut dimaksudkan agar penangan percepatan covid 19 dapat terwujud. Mengingat mutasi virus covid 19 varian delta yang saat ini mewabah menimbulkan grafik peningkatan kasus harian.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Negara Gagal...
Apa Itu Negara Gagal Sistemik, Indonesia Termasuk?
Anak Buah Sri Mulyani...
Anak Buah Sri Mulyani Respons Pandangan dr Tirta soal Anggaran Kesehatan
Masih Minim, Ombudsman...
Masih Minim, Ombudsman Soroti Alokasi Dana Kesehatan Daerah
Pandemi Mulai Terkendali,...
Pandemi Mulai Terkendali, Menko Airlangga Beberkan Bukti Ekonomi Indonesia Perkasa
Pandemi Makin Terkendali,...
Pandemi Makin Terkendali, Perekonomian DKI Jakarta Mulai Menggeliat
Pangan hingga Pengentasan...
Pangan hingga Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Jadi Arahan Menko Airlangga ke Pejabat Kepala Daerah
Ketum IDI Dorong Peningkatan...
Ketum IDI Dorong Peningkatan Anggaran Kesehatan
Cagub Sulteng Ahmad...
Cagub Sulteng Ahmad Ali Pastikan Guru Honorer dan Tenaga Kesehatan Dapat Gaji Layak
Dana Remunerasi RSKD...
Dana Remunerasi RSKD Duren Sawit Diduga Dimanipulasi, Ini Penjelasan Dinkes DKI
Rekomendasi
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Berita Terkini
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Infografis
Perang 500 Hari Rusia...
Perang 500 Hari Rusia dan Ukraina, Ribuan Warga Sipil Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved