Perluasan Cakupan Vaksin Kunci Pengendalian Pandemi

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 17:43 WIB
loading...
A A A
(Baca juga:Menkominfo Dorong Transformasi Digital Demi Atasi Kesenjangan Digital)

Terkait vaksin, dr. Dirga menegaskan, bahwa yang terpenting dari vaksin adalah perluasan cakupannya, untuk meraih kekebalan kelompok. “Tidak efektif bila satu orang mendapatkan sampai lima kali suntikan vaksin, sementara orang-orang di sekitarnya tidak divaksin sama sekali. Karena itu, prioritasnya adalah memberikan akses vaksinasi kepada warga sebanyak mungkin,” paparnya.

Proses penularan hanya dapat dicegah apabila virus tidak mendapatkan inang baru. Hal tersebut juga akan menghambat proses mutasi virus. Warga masyarakat yang tidak memiliki NIK, dapat melakukan vaksinasi di sentra vaksin yang dikelola bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. “Selain suntikan vaksin, di lokasi tersebut, mereka juga akan mendapatkan NIK,” ujar dr. Nadia.

Pemerintah terus mengejar akselerasi agar target vaksinasi dapat selesai pada akhir tahun. “Pencatatan, pelaporan dan distribusi vaksin dilakukan oleh Dinas Kesehatan, TNI, dan Polri. Ketiga unsur ini bersinergi dengan pihak-pihak lain seperti pemerintah daerah, organisasi masyarakat, juga komunitas agar vaksin dapat menjangkau hingga pelosok daerah,” tambah dr. Nadia.

(Baca juga:Tangani Covid-19, Menkominfo: Pemerintah Tak Gunakan Narasi Tunggal)

Saat ini masih beredar kekhawatiran di tengah masyarakat terkait vaksin. Misalnya bagi warga dengan riwayat penyakit jantung, dr. Vito menegaskan bahwa asalkan kondisinya stabil, rutin mengonsumsi obat dan kontrol kesehatan, maka orang tersebut bisa melakukan vaksinasi.

“Bagi warga dengan riwayat penyakit tertentu, baik jantung, paru-paru, darah tinggi dan sebagainya, bisa minta evaluasi secara personal kepada dokter yang sering dikunjungi, untuk mendapatkan kepastian layak tidaknya divaksin,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Bubarkan Komite...
Jokowi Bubarkan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
Vaksinasi Menjadi Game...
Vaksinasi Menjadi Game Changer Pemulihan Ekonomi
Masalah Besar PPKM Darurat,...
Masalah Besar PPKM Darurat, KCPEN: Masyarakat Tidak Disiplin
Anggaran PEN Bertambah...
Anggaran PEN Bertambah Jadi Rp924 Triliun untuk Hadapi Lonjakan Covid-19 dan PPKM Darurat
Pertama di Dunia, Singapura...
Pertama di Dunia, Singapura Siap Terima Paspor Digital Bebas Covid Bagi Wisatawan
Airlangga Larang PNS...
Airlangga Larang PNS ke Luar Kota Saat Isra Miraj dan Nyepi
WHO Nyatakan Pandemi...
WHO Nyatakan Pandemi COVID-19 Berakhir
China Klaim Selalu Umumkan...
China Klaim Selalu Umumkan Data Transparan Kematian Covid-19
Indonesia Menuju Endemi...
Indonesia Menuju Endemi Covid-19
Rekomendasi
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
Berita Terkini
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved